Beinyu.com

Upaya Menghadapi Globalisasi Budaya, IPTEK, Ekonomi, Komunikasi, dan Transportasi. Globalisasi   merupakan   tantangan   besar   bagi   setiap   bangsa.   Tidak mungkin bangsa-bangsa di dunia menutup diri di tengah ketergantungannya kepada bangsa lain. 
Oleh karena itu pada dasarnya negara harus mempunyai kemampuan untuk menempatkan dirinya sebagai bangsa yang sama-sama mempunyai hak untuk menjadi subyek globalisasi. Oleh karena itu, negara di kawasan selatan dan negara di kawasan utara dapat kerja sama mengendalikan globalisasi dengan tetap mengetengahkan aspek kehormatan dan martabat bangsa. 
upaya menghadapi dampak negatif globalisasi
Pada dasarnya negara  di kawasan utara yang merupakan maju dan negara industri  sebenarnya  memiliki  ketergantungan  pada  negara  dunia  ketiga di kawasan selatan. Ketergantungan tersebut di antaranya adalah bahwa di negara ketiga merupakan   pemasok bahan baku industri dan Tempat untuk memasarkan hasil produksinya. 
Ketika dunia ketiga menghentikan ekspor bahan mentah, tidak mau hutang pada negara industri maju, menutup diri terhadap barang-barang   hasil produksi dari negara maju, dan sebagainya, apakah mereka masih bisa disebut negara dengan super power? Untuk itu globalisasi yang sudah melanda di berbagai kawasan dunia harus diimbangi dengan terciptanya hukum internasional yang imbang di antara negara industri maju untukk tetap mau menempatkan potensi negara dunia ketiga selayaknya menyiapkan potensi diri bangsanya. 
Bangsa dunia ketiga tetap harus menjunjung tinggi budayanya, semangat nasionalismenya dan jiwa patriotisme mereka sehingga bangsa ini juga mampu meerankan dirinya sebagai bangsa yang kuat tangguh dan memiliki kapasitas daya saing dalam arus globalisasi. 
Globalisasi tetap dan akan terus berlangsung dan kita tidak bisa mencari cara untuk menghentikannya namun cara menyikapinya. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi globalisasi? Upaya tersebut bukan saja upaya menghadapi hal negatif dari globalisasi, namun juga upaya yang harus disiapkan secara positif menghadapi era globalisasi.

Upaya Menghadapi Gobalisasi Budaya

Dalam globalisasi yang merambah bidang budaya, masyarakat seharusnya selektif memilih budaya dari luar dengan mengambil kebudayaan-kebudayaan yang sesuai  dengan  kebudayaan  lokal.  Budaya  lokal juga harus diangkat kembali agar tidak tergerus dan hilang akibat globalisasi. Upaya yang dapat dilakukan di antaranya dengan mengadakan berbagai macam pameran, seminar, lomba kebudayaan, dan masih banyak lagi. 
Kebudayaan yang diwariskan secara turun temurun harus pula tetap dilestarikan agar tidak ada bagian yang tertinggal. Untuk mendukung hal tersebut dapat pula dilakukan dengan menjaga tempat bersejarah, wisata budaya, wisata alam, dan berbagai hal yang berkaitan dengan adat istiadat daerah.
Apa saja cara yang mungkin dapat kita lakukan bersama agar globalisasi dalam bidang budaya di Indonesia tetap membawa pengaruh positif terhadap kebudayaan asli bangsa Indonesia? Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi globalisasi di bidang budaya adalah.
  1. Menyaring  setiap  budaya  asing  yang  masuk  ke  Indonesia  untuk kemudian diadaptasi dan digunakan bersama-sama.
  2. Mempromosikan budaya asli Indonesia ke kancah internasional untuk menumbuhkan rasa cinta budaya Indonesia. 
  3. Menyukai dan menggunakan produk-produk asli Indonesia.
  4. Memperkuat persatuan dan kesatuan antar warga Indonesia yang memiliki budaya beragam untuk bersatu melindungi budaya asli Indonesia agar tidak luntur terbawa arus globalisasi juga tidak hilangkarena diklaim negara lain.
  5. Mematenkan  setiap  budaya  Indonesia  serta  mempublikasikannya agar  tetap  terjaga  dan  menjadikan  masyarakat  Indonesia  banggamemilikinya.
  6. Berpegang teguh pada nilai religius, spiritual dan memupuk rasa kebhinekaan agar Indonesia tetap berjaya dengan budayanya.
  7. Meningkatkan kualitas nilai keimanan dan moralitas masyarakat.

Upaya Menghadapi Globalisasi IPTEK

Upaya menghadapi globalisasi di bidang IPTEK diantaranya dapat ditempuh dengan menyaring informasi yang baik dan bermanfaat. Selain itu diperlukan adanya pengawasan dari semua pihak agar informasi yang beredar di  masyarakat  tidak  membawa  dampak  negatif  terutama  untuk  kalangan muda. 
Masyarakat juga harus berusaha mengikuti perkembangan IPTEK agar tidak tertinggal dari negara lain serta tidak mudah terpengaruh informasi- informasi yang masuk dari luar.  Sudah banyak contoh siswa Indonesia yang mampu berkompetisi di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di kancah internasional. Bahkan kemenangan mereka raih dalam kompetisi mereka. 
Prestasi ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia dalam menghadapi globalisasi di bidang IPTEK tidak kalah dengan negara lain. Namun masih diperlukan banyak upaya untuk menghadapi globalisasi yang melanda bidang IPTEK. Tahukah kamu apa saja upaya tersebut? Upaya yang dapat dilakukan diantaranya adalah :
  1. Berkompetisi dalam kemajuan iptek.
  2. Meningkatkan motif berprestasi.
  3. Meningkatkan  kualitas/mutu  Sumber  Daya  Manusia  terutama  di bidang penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar kita mampu bersaing.
  4. Selalu berorientasi ke masa depan.
  5. Meningkatkan penguasaan kita terhadap teknologi modern di segala bidang sehingga tidak tertinggal dan bergantung pada bangsa lain.

Upaya Menghadapi Globalisasi Ekonomi

Pada dasarnya negara-negara di dunia terdapat dua kutub dalam menyikapi globalisasi ekonomi ini. Kutub yang pertama adalah negara-negara yang mendukung pelaksanaan globalisasi. Negara-negara ini terdiri dari negara- negara  maju  dan  negara-negara  yang  memiliki  perekonomian  yang  kuat. 
Di kut
ub yang lain terdapat negara-negara yang menolak pemberlakuan perdagangan bebas di dunia. Negara-negara ini biasanya merupakan negara- negara yang memiliki Sumber Daya Alam yang banyak tetapi Sumber Daya Manusia yang mengolahnya terbatas.
Indonesia memberanikan untuk berkecimpung dalam perdagangan bebas. Dengan ditandatangani AFTA berarti Indonesia telah siap ikut ambil bagian dalam perdagangan bebas. Beberapa upaya yang harus dilakukan dalam menghadapi globalisasi dalam bidang ekonomi adalah.
  1. Menyiapkan   SDM   yang   kompeten,   kompetitif   dan   memiliki kemampuan yang baik dalam menghadapi kompetisi globalisasi.
  2. Melaksanakan standarisasi dan sertifikasi bagi perusahaan dan lembagapemerintah untuk citra, kesungguhan dan kualitas produk.
  3. Menghilangkan  praktek-praktek  korupsi,   kolusi,   nepotisme   dan manipulasi.
  4. Mendorong pengusaha-pengusaha lokal khususnya pengusaha kecildan menengah untuk berkompetisi secara sehat.
  5. Mendorong  munculnya  produk-produk  kreatif  dan  inovatif  dari masyarakat Indonesia.

Upaya Menghadapi Globalisasi Komunikasi

Komunikasi yang berkembang di era globalisasi sangat besar manfaatnya dalam kehidupan masyarakat. Namun demikian penggunaan alat komunikasi juga sebaiknya di lihat kebermanfaatannya. Upaya apa yang dapat dilakukan dalam upaya globalisasi di bidang komunikasi?
  1. Memilih dan memanfaatkan alat komunikasi secara tepat dan sebaik- baiknya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan.
  2. Memanfaatkan alat komunikasi demi kemajuan masa depan dan tidakmenyalah gunakannnya.
  3. Memilih  informasi  dengan  tepat  dan  bijaksana  agar  tidak  mudah terpengaruh dan terhasut oleh informasi yang salah.

Upaya Menghadapi Globalisasi Tranportasi

Globalisasi di bidang transportasi telah membawa pengaruh yang sangat besar dalam pemilihan alat transportasi. Alat transportasi yang modern dan cepat dalam membantu mobilitas manusia menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan alat transportasi. Sehingga alat transportasi lokal atau yang kurang  modern  menjadi  tersisih.  
Untuk  menjangkau  tempat  yang  dekat saja terkadang mereka tetap memanfaatkan alat transportasi, padahal dapat dijangkau dengan jalan kaki. Lalu bagaimana cara menghadapi agar globalisasi di bidang transportasi lebih tepat dan efisien? )  
  1. Memanfaatkan alat transportasi sesuai dengan jarak dan waktunya.
  2. Menggunakan alat  transportasi  tidak  berlebihan  agar  tidak  terjadi pencemaran lingkungan.
  3. Menjaga keberadaan alat transportasi lokal sebagai salah satu khasanah budaya.

Upaya yang dilakukan dalam menghadapi globalisasi tersebut hanya bersifat mengantisipasi agar tidak terjadi pengaruh globalisasi yang negatif. 
Demikianlah, semoga dengan adanya beberapa upaya tersebut diatas dapat memberikan upaya pencegahan terhadap proses globalisasi yang berdampak negatif.

Globalisasi mempunyai banyak manfaat dan pengaruh bagi masyarakat di dunia. Namun di sisi lain, globalisasi juga membawa pengaruh atau dampak negatif. Apakah kamu dapat merasakan pengaruh negatif yang terjadi dari globalisasi? Untuk mengetahui berbagai dampak dan pengaruh positif atau negatif globalisasi, marilah kita ikuti pembahasan berikut ini!
kenakalan remaja salah satu dampak negatif globalisasi

a. Dampak Positif Globalisasi

1). Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Perkembangan ilmu pengetahuan yang cepat membawa perubahan yang cepat pula dalam bidang teknologi. Globalisasi membawa masyarakat melakukan penyesuaian terhadap perubahan sosial budaya. Hal ini dapat dilihat dari minat masyarakat terhadap ilmu pengetahuan yang semakin besar. 
Pemanfaatan teknologi ini membawa banyak keuntungan bagi masyarakat seperti kemudahan dalam melakukan berbagai kegiatan, hasil produksi menjadi lebih banyak, dan sebagainya.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di berbagai bidang kehidupan membawa pengaruh positif dalam masyarakat. Dalam bidang pertanian misalnya, perkembangan teknologi yang diterapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian. Selain keuntungan terhadap hasil produksi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mampu meningkatkan efektivitas sehingga terjadi efisiensi

2). Meningkatnya Efektivitas dan Efisiensi

Efektivitas dan efisiensi adalah kata kunci untuk   menjelaskan pengaruh positif  globalisasi. Apa  yang  dimaksud  dengan  efektivitas  dan  efisiensi? Efektivitas dapat diartikan sebagai pengukuran keberhasilan dalam pencapaian tujuan yang telah diinginkan. 
Apabila sesuatu telah berhasil dikerjakan dengan  cara yang tepat dan sesuai dengan yang diinginkan maka disebut efektif. Misalnya, tugas A dapat selesai dengan pemilihan cara yang sudah ditentukan, maka cara tersebut adalah benar atau efektif. Efisien dapat diartikan sebagai tepat, cermat, berdaya guna, dan bertepat guna dalam melakukan sesuatu. Ketika cara A membutuhkan waktu 1 jam sedang cara B membutuhkan waktu 2 jam, maka cara A lebih efisien dari cara B. Dengan kata lain efektif adalah melakukan tugas yang benar sedangkan efisien adalah melakukan tugas dengan tepat.
Berdasarkan pembahasan di atas diketahui bahwa globalisasi memberikan manfaat yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Diantaranya adalah terjadi efektivitas dalam penggunaan pikiran, tenaga, ataupun waktu. Hal ini tentunya membuat segala kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan lebih mudah.  Dapatkah  kamu  menunjukkan  contoh  kegiatan  dalam  masyarakat yang dianggap efektif dan efisien?

3). Perekonomian Suatu Negara Semakin Meningkat

Waters dalam Kamanto Sunarto (2004) berpandangan bahwa globalisasi berlangsung salah satunya pada bidang perekonomian. Globalisasi ekonomi tampak antara lain di bidang perdagangan, produksi, investasi, ideologi organisasi,  pasar  modal,  dan     pasar  kerja.  Globalisasi  perekonomian ini  mampu  membawa  banyak  manfaat  positif.  
Salah  satu  dampak positif kehadiran globalisasi ekonomi adalah semakin berkembang dan menggeliatnya perekonomian sebuah negara. Hal ini salah satunya  karena semakin banyak modal  yang masuk ke sebuah  negara.  Indonesia juga menjadi salah satu sasaran dunia internasional sebagai tempat terbaik untuk 

4). Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat

Pengaruh positif dari globalisasi yang sebelumnya dibahas adalah meningkatkan perekonomian sebuah negara. Meningkatnya perekonomian suatu negara pada akhirnya dapat membuat peningkatan taraf hidup masyarakat. Keadaan seperti ini akan membuat negara semakin aman, damai, dan tentram karena bisa menurunkan tingkat kriminalitas di negara tersebut seperti pencurian, pembunuhan, korupsi, dan lainnya. 
Dunia yang tanpa batas saat ini memungkinkan seseorang untuk berusaha meningkatkan taraf hidup dan  keluarganya. Tidak sedikit warga negara kita yang bekerja di luar negeri untuk membiayai kebutuhan keluarganya di dalam negeri.

5). Komunikasi Semakin Cepat dan Mudah

Dahulu, mungkin orang tua kita membutuhkan waktu lama untuk berkomunikasi dengan kerabat atau sahabat yang berada di wilayah atau di negara lain. Media yang digunakan berkomunikasi saat itu melalui media surat-menyurat. 
Tetapi saat ini komonukasi sudah bergeser diantaranya dengan surat elektronik (e-mail), internet, telepon, media jejaring sosial, dan sebagainya. Saat ini media komunikasi tersebut lebih disukai masyarakat karena dianggap lebih cepat dan murah. Dalam hitungan detik pesan kita sudah tersampaikan.

6). Berkembangnya Dunia Pariwisata

Globalisasi berdampak positif bagi perkembangan dunia pariwisata di suatu negara, tak terkecuali di Indonesia. Tempat-tempat wisata di Indonesia semakin  dikenal  masyarakat  dunia  lewat  berbagai  teknologi  seperti internet dan media sosial lainnya. 
Kesenjangan jarak tidak lagi menjadi masalah karena didukung dengan kemudahan sesama transportasi. Selain itu penyebaran informasi melalui media internet atau aplikasi smartphone menjadikan tempat-tempat wisata yang dikunjungi oleh wisatawan dengan mudah diketahui orang lain. Sehingga mereka kemudian tertarik untuk berkunjung pula di tempat tersebut.

7). Perkembangan Alat Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Apakah kamu pernah menyaksikan berita di televisi, membaca artikel koran secara online atau mengunduh berbagai informasi, gambar, video dari media internet? Tentunya kamu dimudahkan oleh media internet. Selain itu kamu juga mendapatkan informasi lebih bebas, terbuka, dan mudah. 
Keterbukaan dan kebebasan informasi sangatlah penting terutama di masa globalisasi seperti sekarang. Saat ini informasi beredar secara global dan cepat. Berita
, kejadian, atau hal-hal yang ada di belahan dunia mana pun, dalam hitungan 

b. Dampak Negatif Globalisasi

Globalisasi selain sebagai peluang ternyata dapat menjadi ancaman. Sebagai contoh, perkembangan teknologi informasi melalui peralatan canggih telah menjadikan berbagai informasi antarbangsa dapat diakses tanpa pengawasan negara. Hal ini menjadikan suatu bangsa tidak bisa menolak nilai-nilai yang masuk  ke negaranya.  
Nilai  budaya  yang masuk  dan  tidak  sesuai  dengan kepribadian bangsa bisa mengubah pola pikir dan tingkah laku masyarakat. Bahkan akibatnya bisa berbahaya bagi suatu negara. Bahaya yang terjadi bisa tanpa peperangan, karena cukup dengan sebaran informasi nilai-nilai negatif melalui jaringan komunikasi, suatu bangsa dapat hancur.
Selain dampak di atas, terjadi pergeseran pula dalam hal cara pemilihan barang. Barang produksi luar negeri lebih banyak menawarkan produknya dengan harga lebih murah sehingga otomatis melemahkan kemampuan daya saing barang produksi lokal. 
Sementara mentalitas bangsa Indonesia yang konsumtif dan mempunyai sikap bangga jika menggunakan atau mengkonsumsi produk yang bermerk luar negeri. Akibatnya perusahaan nasional terutama pengusaha kecil dan menengah pun mengalami kebangkrutan. Untuk mengetahui apa saja dampak negatif globalisasi, marilah kita ikuti pembahasan berikut!

1). Westernisasi

Makin cepatnya arus informasi yang diperoleh di era globalisasi menyebabkan berbagai macam pengaruh muncul dalam perubahan sosial- budaya. Arus informasi yang berkembang cukup cepat menyebabkan interaksi masyarakat dengan masyarakat lain makin intensif. Interaksi dengan dunia luar  yang  tidak  disaring  ataupun  tidak  terkendali  dapat  mempengaruhi perilaku  masyarakat.  Salah  satunya  adalah  westernisasi.  
Apakah  kamu pernah mendengar istilah westernisasi? Westernisasi adalah suatu perbuatan seseorang yang mulai kehilangan nasionalisme dengan meniru atau melakukan aktivitas kebarat-baratan. Westernisasi dilakukan di antaranya dengan cara meniru gaya hidup bangsa Barat seperti bangsa Eropa dan Amerika. 
Mengapa yang ditiru adalah Eropa dan Amerika? Bangsa Eropa dan Amerika dianggap sebagai bangsa yang lebih modern sehingga banyak anggapan bahwa meniru mereka akan disebut modern. Padahal, kalau kita cermati, gaya hidup dan perilaku bangsa Barat belum tentu sesuai dengan budaya kita. 
Westernisasi dapat dilihat dari cara berpakaian, cara mengisi waktu luang, dan sebagainya. Gaya hidup yang bermewah-mewahan, gaya rambut kepirang-pirangan, pergi ke klub malam, dugem adalah beberapa diantara contoh perilaku westernisasi. Westernisasi dapat terjadi karena masyarakat seringkali menyalahartikan antara westernisasi dan modernisasi. Padahal antara westernisasi, globalisasi dan modernisasi adalah hal yang berbeda. Dapatkah kamu membedakan antara westernisasi dan globalisasi? Bagaimanakah westernisasi itu terjadi dan apa dampaknya bagi masyarakat? 
a)  Faktor Penyebab Westernisasi
Faktor penyebab terjadinya westernisasi antara lain sebagai berikut! 
  • Kurang penguasaan dan berkembangnya iptek.
  • Masyarakat yang bersifat konsumtif terhadap barang-barang luar
  • negeri.
  • Maraknya budaya Barat dan akulturasi (percampuran) budaya.
  • Kurangnya kesadaran masyarakat memilah budaya yang baik atau buruk.
  • Munculnya keinginan untuk mencari kebebasan, seperti negaranegara
  • Barat
  • Meniru gaya berbusana, rambut, serta gaya hidup ke barat-baratan.

b)  Dampak Positif Westernisasi
  • Dapat menguasai iptek.
  • Terjadi akulturasi (percampuran) budaya sehingga tidak mengalami kebosanan budaya karena masyarakat selalu menginginkan hal-hal yang baru.
  • Penggunaan bahasa lain dalam komunikasi meningkatkan wawasan dan pengetahuan. 

c)  Dampak Negatif Westernisasi
  • Lunturnya jiwa nasionalis dan jati diri bangsa.
  • Melunturkan semangat cinta akan bangsa dan budaya sendiri. (3) Gaya hidup yang bersifat konsumtif.
  • Mencari segala sesuatu yang instan.
  • Budaya   Barat   yang   dikenal   dengan   konsep   liberalisme,   yang mengakibatkan munculnya pornografi, pergaulan bebas, dan sebagainya.

2). Demoralisasi

Globalisasi yang terjadi, menjadikan paham-paham barat masuk secara leluasa ke Indonesia. Paham-paham tersebut belum tentu sesuai dengan nilai yang dimiliki bangsa Indonesia. Hal ini menyebabkan nilai-nilai sosial masyarakat memudar. Masyarakat mulai meninggalkan nilai dan norma sosial mereka. Memudarnya nilai dan norma sosial ini pada akhirnya dapat menyebabkan munculnya dekadensi moral atau demoralisasi. 
Dekadensi moral atau demoralisasi adalah menurunnya atau merosotnya akhlak atau moral seseorang. Ciri dari penurunan moral ini salah satunya ditunjukkan dari perilakunya yang   bertentangan dengan nilai dan norma dalam masyarakat. Demoralisasi yang banyak kita jumpai saat ini antara lain pembunuhan, pencurian, korupsi, dan pergaulan bebas. 

3). Kesenjangan Sosial Ekonomi

Tidak dipungkiri lagi bahwa kesenjangan sosial ekonomi saat ini terjadi di berbagai daerah. Kesenjangan sosial ekonomi yang terjadi salah satunya sebagai akibat dari globalisasi. Apa yang dimaksud dengan kesenjangan sosial ekonomi? Kesenjangan sosial ekonomi adalah perbedaan yang tajam antara satu kelompok dengan kelompok lain dalam bidang sosial dan ekonomi.
Kesenjangan  sosial  ekonomi dapat  terjadi  karena  pembangunan  dan  modernisasi  tidak  dilaksanakan secara merata dan berimbang.  Ketidakmerataan pembangunan menyebabkan hasil  pembangunan  yang  diterima  masyarakat  belum  merata.  Hasil-hasil yang dicapai dalam pembangunan dan globalisasi hanya dinikmati oleh sebagian masyarakat saja. 
Ketidakmerataan dan ketidakseimbangan hasil- hasil  pembangunan  pada  akhirnya  bisa  membahayakan  kehidupan  sosial di antaranya yaitu terjadinya kecemburuan sosial. Akibatnya, di satu pihak berkembang golongan masyarakat kaya dan serba-mewah, di sisi yang lain berkembang golongan masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Untuk mengetahui tentang masalah kesenjangan sosial ekonomi dalam masyarakat, marilah kita lakukan kegiatan berikut! 
Menomorsatukan pendidikan, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan sistem keadilan di Indonesia serta melakukan pengawasan terhadap mafia hukum adalah beberapa di antara upaya yang dapat diterapkan untuk menanggulangi kesenjangan sosial ekonomi tersebut. 

4). Kriminalitas

Kriminalitas yang semakin merajalela adalah dampak lanjutan dari segala macam masalah sosial yang muncul di masyarakat. Dari hari ke hari, media massa baik cetak, media online ataupun media elektronik di dominasi oleh berita kriminal mulai dari pembunuhan, mutilasi, pembuangan bayi, penculikan, penipuan, korupsi, dan sebagainya. 
Apakah yang dimaksud dengan kriminalitas? Kriminalitas dapat disebut juga sebagai segala bentuk tindakan yang melanggar norma hukum. Tindakan kriminal yang dilakukan makin bervariasi. Mulai dari cara sederhana sampai menggunakan teknologi canggih dapat kita temukan. Kriminalitas yang dilakukan saat ini seolah ikut memanfaatkan arus globalisasi. Bahkan, perkembangan media hiburan, media massa atau media sosial lain turut berperan dalam memicu terjadinya tindakan kriminal di kalangan masyarakat. 
Lalu apakah yang menyebabkan terjadinya kriminalitas? Faktor penyebab terjadinya kriminalitas adalah:
(a)  pertentangan dan persaingan,
(b) perbedaan ideologi politik,
(c)  kepadatan dan komposisi penduduk,
(d) perbedaan kekayaan dan pendapatan, dan
(e)  mentalitas yang labil.
Banyaknya kriminalitas yang terjadi mengakibatkan dampak yang tidak sedikit. Adapun akibat dari kriminalitas di antaranya adalah:
(a)  merugikan pihak lain baik material maupun imaterial, (b) merugikan masyarakat secara keseluruhan,
(c)  merugikan negara, dan
(d) mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.
Kriminalitas yang makin banyak terjadi di masyarakat mengharuskan berbagai pihak berpikir mencari cara pemecahan yang dianggap efektif. Adapun solusi yang dapat dilakukan adalah seperti berikut.
(a)  Menegakkan sanksi hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu. (b) Mengaktifkan peran orang tua dan lembaga pendidikan dalam
mendidik anak.
(c)  Selektif terhadap budaya asing yang masuk agar tidak merusak nilai budaya bangsa.
(d) Menjaga kelestarian dan kelangsungan nilai dan norma dalam masyarakat.

5). Pencemaran Lingkungan

Masuknya perusahaan asing dan pembangunan sebagai proses dari globalisasi telah membawa perubahan pula dalam lingkungan alam. Berbagai kemudahan telah kita rasakan sebagai dampak dari globalisasi. Namun demikian proses globalisasi   yang tidak dibarengi dengan analisis masalah dan dampak lingkungan (AMDAL) sering menimbulkan malapetaka, yakni berupa pencemaran lingkungan. Hal itu dapat diakibatkan oleh teknologi dan alat mesin yang digunakan oleh pabrik pengolahan ataupun industri. 
Pencemaran merupakan perbuatan mencemari atau membuat lingkungan menjadi tercemar. Pencemaran dapat dikelompokkan menjadi pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran suara. 
Pencemaran lingkungan ditandai dengan berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya.
Pencemaran lingkungan, baik lingkungan udara, air, suara, maupun tanah, akan berdampak bagi kesehatan tubuh manusia maupun makhluk hidup yang lainnya. Banyak wabah penyakit yang ditimbulkan dari pencemaran, seperti sesak napas, keracunan udara, kolera, asma, dan TBC. 
Mengingat bahaya tersebut, berbagai usaha perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Usaha-usaha untuk menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan hanya dalam skala lokal maupun nasional, melainkan harus dilaksanakan dalam skala global. Semua negara bersama-sama menanggulangi terjadinya pencemaran. Penanggulangan pencemaran dapat berupa penanggulangan administratif, edukatif, dan juga teknologis.

6). Kenakalan Remaja

Vandalisme dan tawuran merupakan salah satu gejala kenakalan remaja yang banyak ditemukan di sekitar lingkungan. Gambar di atas menggambarkan bahwa dalam masyarakat sering terjadi aksi yang dilakukan oleh remaja seperti tawuran atau vandalisme (mencoret-coret fasilitas umum). Hal ini sebagai bentuk dari makin memudarnya nilai budaya bangsa yang dimiliki oleh remaja. Aksi yang dilakukan oleh remaja itu dapat dikategorikan sebagai kenakalan remaja. Kenakalan remaja disebut juga dengan istilah juvenille deliquency. 
Kartini Kartono (1992) menjelaskan bahwa kenakalan remaja atau juvenile delincuency sebagai gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh perilaku yang menyimpang. Kenakalan remaja juga dapat diartikan sebagai semua perbuatan anak remaja (usia belasan tahun) yang berlawanan dengan ketertiban umum (nilai dan norma yang diakui masyarakat) yang ditujukan pada orang, binatang, dan atau barang-barang yang dapat menimbulkan bahaya atau kerugian pada pihak lain. 
Kenakalan remaja lebih banyak dipicu oleh sifat atau kepribadian jiwa remaja yang masih labil dan mencari jati diri. Adapun salah satu faktor penyebab kenakalan remaja adalah demonstration effect, yaitu pola hidup memperlihatkan penampilan yang tidak sesuai dengan keadaan  yang  sebenarya  demi  diperolehnya  gengsi  atau  prestise.  
Dalam pola hidup semacam ini remaja berusaha menampilkan sikap dan pola hidup seolah-olah kaya, maju, modern dan sebagainya. Sikap ini, banyak mereka peroleh dari media massa sehingga remaja mempunyai kecenderungan untuk konsumtif, atau agar dianggap up to date. 
Melalui kegiatan tersebut, kamu menjadi tahu tentang apa saja contoh dan penyebab terjadinya kenakalan remaja. Banyak contoh dan gejala kenakalan remaja yang terjadi di sekitar kita. Bentuk-bentuk kenakalan remaja di antaranya adalah seperti. 
(a) Kenakalan remaja yang menimbulkan korban fisik pada orang lain, seperti perkelahian, perampokan, pembunuhan.
(b) Kenakalan remaja yang menimbukan korban materi, seperti perusakan, pencurian, pencopetan, pemerasan.
(c)  Kenakalan  remaja  yang  tidak  menimbulkan  korban  di  pihak  lain, seperti penyalahgunaan narkoba.

(d) Kenakalan yang melawan status, sebagai pelajar dengan cara membolos, mengingkari status sebagai anak dengan cara pergi dari rumah atau membantah perintah orang tua.
(e)  Kenakalan   remaja   nonkriminal   adalah   remaja   yang   cenderung tertarik pada kesenangan yang sifatnya menyendiri, apatis terhadap kegiatan masyarakat atau sekolah, melamun, mudah tersinggung, dan sebagainya.
(f) Perasaannya sangat peka dan mudah terluka, cepat tersinggung dan membesar-besarkan kekurangannya sendiri.
Gejala dari kenakalan remaja bentuk tersebut di antaranya adalah seperti berikut:
(a)  mengebut di jalan.
(b)  membentuk kelompok-kelompok dengan aturan tidak etis, misalnya kelompok pergaulan bebas.
(c)  membentuk kelompok yang cenderung membawa ke arah destruktif,
seperti kelompok tawuran, pemerasan.
(d) Pengedaran gambar, atau VCD porno di kalangan anak remaja.
(e)  Memakai, mengedarkan, dan memasuki jaringan pemakaian narkoba dan obat-obat terlarang.
(f) Tindakan indisipliner di sekolah, di rumah, di tempat umum, misalnya tidak masuk sekolah, membolos, tawuran, tidak patuh pada orang tua, dan guru.
(g) Mencoret-coret dan merusak fasilitas umum.
(h) Melakukan   tindakan   penyimpangan   seksual   yang   tidak   sesuai dengan nilai-nilai serta norma yang berlaku, misalnya pemerkosaan, pencabulan, kumpul kebo dan sebagainya.
(i) Melakukan   tindakan   kriminal   misalnya:   mencuri,   merampok, membunuh dan sebagainya.
Tahukah kamu mengapa para remaja melakukan kenakalan remaja? Penyebab kenakalan remaja secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua: faktor faktor ekstern dan intern. 
(a)  Faktor Intern
Faktor intern  merupakan faktor  yang berasal dari  dalam  diri  remaja tersebut. seperti.
(1) Krisis Identitas
Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Integrasi pertama, terbentuknya perasaan akan konsisten dalam kehidupannya. Integrasi kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua.
(2) Faktor Kepribadian
Masa remaja dikatakan sebagai masa yang sedang mencari jati diri. Pada periode ini,  seseorang meninggalkan  masa anak-anak  untuk menuju masa dewasa. Masa ini dirasakan sebagai suatu krisis identitas karena belum adanya pegangan. Kepribadian yang tidak dapat dibentuk dengan baik akan mengarahkan remaja untuk melakukan kenakalan dan tindakan menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku.
(3) Faktor status dan peranannya dalam masyarakat
Tindakan menyimpang terhadap hukum yang pernah dilakukan anak mendorong kembali si anak melakukan penyimpangan. Seorang anak yang  pernah  berbuat  menyimpang  terhadap  hukum  yang berlaku, sering  kali  pada  saat  kembali  ke  masyarakat  status  atau  sebutan “eks atau mantan atau bekas” yang diberikan oleh masyarakat sulit terhapuskan sehingga anak tersebut kembali melakukan tindakan penyimpangan hukum karena merasa tertolak dan terasingkan.
(b) Faktor Ekstern
Faktor ekstern merupakan faktor-faktor penyebab yang berasal dari luar diri remaja, seperti.
(1) Kondisi Lingkungan Keluarga
Kondisi orang tua di lingkungan keluarga dapat menyebabkan terjadinya kenakalan remaja. Misalnya saja, orang tua yang disibukkan oleh karir dan pekerjaaan, menjadi kurang perhatian dan memberikan kasih sayang kepada anak. Selain itu, kesibukan mereka mengakibatkan kurangnya proses dialogis dan komunikasi efektif antara orang tua dan anak. 
Penyebab kenakalan remaja pada anak dari keluarga mampu atau kaya bukan terletak pada materi, tetapi lebih pada kurangnya kasih sayang dan perhatian. Sementara pada keluarga yang kurang mampu, penyebab kenakalan remaja adalah kurangnya perhatian orang tua karena sibuk mencari nafkah, ketidakmampuan untuk rekreasi, kondisi perumahan yang tidak memenuhi syarat, ketidakmampuan orang tua menyekolahkan anak, suatu pengaruh seseorang memiliki daya beli bukan karena faktor kebutuhan, tetapi takut akan sebutan ketinggalan zaman dan hanya untuk memenuhi gaya hidup dan sebagainya.
(2)    Kontak Sosial dari Lembaga Masyarakat Kurang Baik
Apabila sistem pengawasan lembaga-lembaga sosial masyarakat terhadap pola perilaku anak muda sekarang kurang berjalan dengan baik, akan memunculkan tindakan penyimpangan terhadap nilai dan norma yang berlaku. 
Misalnya, mudah mentoleransi tindakan anak muda yang menyimpang dari hukum atau norma yang berlaku, seperti mabuk-mabukan yang dianggap hal yang wajar, tindakan perkelahian antara anak muda dianggap hal yang biasa saja. Sikap kurang tegas dalam menangani tindakan penyimpangan perilaku ini akan makin meningkatkan kuantitas dan kualitas tindak penyimpangan di kalangan anak muda.
(3)    Kondisi Geografis atau Kondisi Alam Fisik
Kondisi geografis yang tidak subur, kering, tandus dapat juga menjadi penyebab seorang remaja melakukan tindakan menyimpang, terlebih pada individu yang bermental negatif. Tindakan kenakalan remaja akibat dari kondisi ini, misalnya melakukan pencurian, mengganggu keamanan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, melakukan pengrusakan.
(4)    Faktor Kesenjangan Ekonomi dan Disintegrasi Politik
Kesenjangan yang nyata dan tampak antara orang kaya dan orang miskin menyebabkan kecemburuan sosial yang dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan perusakan, pencurian, dan perampokan. Disintegrasi  politik  (perang,  konflik antarparpol  dan  sebagainya) dapat memengaruhi jiwa remaja yang kemudian bisa menimbulkan tindakan penyimpangan.
Kasus-kasus kenakalan remaja saat ini semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, banyak pihak berusaha untuk mencari solusi atau pencegahan sebagai upaya mengurangi tingkat kenakalan dari remaja-remaja tersebut. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kenakalan remaja harus dilakukan o
leh berbagai pihak terkait, termasuk dari keluarga, pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Adapun upaya tersebut di antaranya adalah seperti berikut.
(a)  Menguatkan sikap mental remaja agar mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.
(b)  Memberikan pendidikan tidak hanya dalam penambahan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pendidikan mental, pribadi, agama dan budi pekerti.
(c) Menyediakan sarana dan menciptakan suasana yang optimal demi perkembangan pribadi yang wajar.
(d)  Menyelenggarakan kelompok diskusi dengan memberikan kesempatan mengemukakan pandangan dan pendapat para remaja dan memberikan pengarahan yang positif.
(e)  Mendirikan tempat latihan untuk menyalurkan kreativitas para remaja
delikuensi dan nondelikuen.

7). Individualisme yang Semakin Tinggi

Individualisme bisa disebut sebagai perilaku yang mementingkan diri sendiri  dan  tidak  mau  tahu  urusan  atau  kepentingan  orang  lain.  Di  kota besar, sikap individualisme tampak jelas, bahkan dengan jarak tetangga yang berdekatan belum tentu saling mengenal. Hal tersebut terjadi karena sosialisasi yang dilakukan berdasarkan kepentingan semata. 
Kalangan generasi muda di desa juga mulai memiliki sikap individualis yang tinggi. Kepedulian terhadap sesama tampak mulai memudar sebagai salah satu gejala dari perilaku ini. Perilaku gotong royong dan tolong-menolong yang dulu menjadi ciri khas masyarakat desa, perlahan juga mulai luntur seiring dengan kebersamaan yang mulai memudar.
Dapatkah   kamu   menemukan   contoh   sikap   individualisme?   Banyak sikap individualis yang berkembang di sekitar kita di antaranya adalah menggunakan handphone tanpa memperhatikan keadaan di sekitarnya. Sikap individualis yang terjadi karena perkembangan teknologi ini terjadi karena mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitas. Contoh sikap individualis lain ialah ketidakpedulian sosial terhadap sesama  yang membutuhkan, seperti kaum miskin yang ada di sekitarnya.

Pengertian dan Bidang – bidang Globalisasi

Demikianlah dampak positif dan negatif yang terjadi karena proses Globalisasi, semoga postingan ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan para pembaca mengenai akibat yang ditimbulkan dari proses Globalisasi.

Pengertian Globalisasi

globalisasi bidang transportasi
Proses perubahan sosial budaya di era modern berkaitan erat dengan globalisasi. Globalisasi  menciptakan masyarakat dunia saling bergantung dalam berbagai bidang kehidupan. Ketergantungan antara satu negara terhadap negara lain misalnya dalam hal sumber pangan. Ada negara yang mengalami kelebihan bahan pangan  namun ada juga negara  yang kekurangan bahan pangan. 
Kenyataan ini mengakibatkan negara yang kekurangan membutuhkan pasokan bahan makanan dari negara yang kelebihan bahan pangan. Indonesia mengimpor beras dari negara lain adalah salah satu contohnya. Hal ini menunjukkan bahwa negara Indonesia masih membutuhkan negara lain untuk membantu memenuhi kebutuhan warganya.
Globalisasi diambil dari kata global (universal). Orang yang pertama kali menggunakan istilah globalisasi adalah Theodore Levitte   pada tahun 1985. Apa yang dimaksud dengan globalisasi? Menurut Waters dalam Kamanto Sunarto  (2004),  globalisasi  adalah  suatu  proses  sosial  yang di  dalamnya kendala geografi terhadap pengaturan sosial dan budaya menjadi surut dan manusia menjadi semakin sadar bahwa pengaturan tersebut menjadi semakin terkait, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru dengan meniadakan batas geografis, ekonomi, sosial, dan budaya. 
Selain itu, globalisasi mengubah dunia menjadi satu kesatuan yang terwujud dalam bentuk keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia. Keterkaitan itu dapat    melalui berbagai macam kontak seperti perdagangan, komunikasi, investasi, perjalanan, dan budaya.
Keadaan saling bergantung dan membutuhkan itu tidak hanya terjadi di bidang  industri  saja,  melainkan  hampir  di  semua  bidang  kehidupan  baik Iptek, komunikasi, ekonomi, transportasi ataupun budaya. Untuk mengetahui, bentuk globalisasi,  dampak positif dan negatif globalisasi, serta upaya dalam menghadapi globalisasi marilah kita ikuti pembahasannya dengan seksama!

Bentuk Globalisasi

Globalisasi telah melanda berbagai bidang kehidupan. Globalisasi ditandai dengan persamaan dalam berbagai bidang kehidupan di semua negara di dunia. Adapun bentuk-bentuk globalisasi terjadi dalam bidang-bidang berikut!

a. Globalisasi Bidang Budaya

Bagaimana sikap kalian ketika berpamitan kepada orang tua untuk berangkat ke sekolah? Mencium tangan kedua orang tua adalah salah satu tradisi khas yang dimiliki bangsa Indonesia. Tradisi semacam ini ditemukan di hampir sebagian besar daerah di Indonesia. Tradisi ini belum tentu dapat ditemukan di negara atau wilayah lain di dunia. 
Di luar negeri kita akan menemukan laki- laki mencium tangan perempuan sebagai bentuk penghormatan atau tradisi mencium pipi kiri dan kanan ketika bertemu. Lalu bagaimana globalisasi budaya yang melanda Indonesia? Globalisasi dalam bidang budaya memberikan manfaat misalnya memperkaya budaya bangsa.   Namun di sisi lain memberikan ancaman terhadap keberadaan budaya lokal bangsa.
Apa contoh dari penyeragaman atau homogenisasi dalam globalisasi budaya? Globalisasi budaya dalam hal bahasa misalnya, bahasa Inggris merupakan salah satu contoh bahasa dunia. Semua orang belajar bahasa Inggris untuk dapat berkomunikasi dengan masyarakat dunia. Dapatkah kamu menemukan contoh globalisasi budaya dalam nilai, lembaga, simbol, alat-alat, atau pakaian?
Dalam globalisasi budaya disebarkanlah kesamaan semua  kebudayaan di dunia. Budaya global akan masuk ke negara mana saja yang mengikuti arus globalisasi. Dengan globalisasi budaya semacam ini pelan-pelan budaya lokal dapat tergeser. Namun saat ini banyak yang sudah mulai menggabungkan budaya lokal dan budaya global yang mereka sebut glokal. Misalnya saja, di beberapa cafe berkelas saat ini banyak ditemukan budaya-budaya lokal khas setempat seperti becak, dokar kecil, sepeda ontel dan sebagainya.

b. Globalisasi Bidang Komunikasi

Apakah yang dimaksud dengan komunikasi? Komunikasi merupakan proses penyampaian pesan atau informasi dari satu pihak ke pihak lain. Globalisasi dalam bidang komunikasi dapat dilihat dari kemajuan teknologi komunikasi. Awalnya masyarakat Indonesia berkomunikasi dengan cara tradisional. Kemudian mulai mengalami perkembangan dalam teknologi telepon, handphone, internet serta media sosial yang ada sekarang ini.
Perkembangan teknologi komunikasi mampu mendekatkan yang jauh. Interaksi antara satu orang dengan orang lain saat ini tidak harus dilakukan secara tatap muka karena banyak media yang dapat digunakan untuk berkomunikasi. Selain untuk berkomunikasi media-media tersebut juga dapat digunakan untuk mengakses informasi dengan cepat dan mudah.

c. Globalisasi Bidang Ekonomi

Globalisasi di bidang ekonomi merupakan suatu aktivitas ekonomi dan perdagangan secara global dan terbuka. Dalam globalisasi ekonomi  berbagai negara di dunia menjadi pasar yang satu dan semakin terintegrasi tanpa mengenal batasan teritorial atau kewilayahan antarnegara . Globalisasi ekonomi memang  berkaitan  erat  dengan  perdagangan  bebas  (free  trade).

Tahukah kamu maksud dari perdagangan bebas? Perdagangan bebas adalah sistem perdagangan yang makin luas dan menghilangkan hambatan-hambatan tidak lancarnya perdagangan internasional. Perdagangan bebas secara lebih lanjut akan dibahas dalam bab 3 buku ini. Kerja sama di bidang ekonomi antarnegara telah menyatukan negara yang terlibat dalam organisasi internasional.
Di Eropa terdapat European Free Trade Association (EFTA), dan European Community (EC). Di kalangan negara-negara pengekspor minyak terdapat Organitation of Petroleum Exporting Countries (OPEC), sedangkan negara-negara lain juga membentuk organisasi kerja sama ekonomi.
Selain dibentuknya organisasi internasional yang menandai globalisasi ekonomi masih ada perusahaan berskala internasional seperti Pepsi, Cola, McDonald, KFC, dan sebagainya. Semua itu merupakan perusahaan tertentu di seluruh dunia, seolah dunia telah menjadi satu pasar, tidak ada lagi batas- batas  yang mengh
ambat  operasi mereka. Adapun ciri-ciri  yang menandai globalisasi ekonomi adalah sebagai berikut.
1). Beroperasinya suatu perusahaan di lebih dari satu negara. Perusahaan ini memproduksi dan menjual hasil produksinya secara internasional.
2). Perubahan dalam mencari keuntungan yang kompetitif dan memaksimalkan laba dengan terus-menerus mencari lokasi produksi paling efisien dan murah.
3). Memiliki  kemudahan  jangkauan  geografis yang  membuat  perusahaan dengan cepat memindahkan berbagai sumber dan operasi di seluruh dunia
4). Menguasai tiga perempat perdagangan dan sekitar sepertiga dari seluruh output perekonomian global.
5). Adanya penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang, dan jasa.
6). Batas suatu negara akan menjadi kabur.
7). Keterkaitan antara ekonomi nasional dan internasional semakin erat.
8). Membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif.
9). Membuka peluang bagi masuknya produk global ke pasar domestik.
Globalisasi ekonomi diakui telah mampu meningkatkan produksi global. Tidak dipungkiri suatu negara akan mengalami peningkatan kemakmuran. Mengapa demikian? Perdagangan bebas memungkinkan masyarakat berbagai negara lebih banyak mengimpor barang dari luar negeri sehingga konsumen lebih variatif dalam menikmati barang dengan harga yang lebih rendah dan lebih baik. Namun begitu globalisasi ekonomi dapat menyebabkan sektor keuangan semakin tidak stabil dalam suatu negara
Tekanan dalam globalisasi ekonomi adalah terletak pada pernyataan bahwa perekonomian nasional suatu negara menjadi bagian dari perekonomian global. Hal ini ditandai dengan adanya kekuatan pasar dunia. Globalisasi dalam bidang ekonomi merupakan tanda utama dari gejala proses terjadinya globalisasi. Perdagangan dan kegiatan ekonomi yang menandai globalisasi dalam bidang ini diantaranya terlihat pada aspek produktif, pembiayaan, tenaga kerja, jaringan informasi, dan perdagangan.

d. Globalisasi Bidang IPTEK

Mobil internet keliling yang diperuntukkan bagi para pengguna internet tentu memberikan manfaat. Biasanya anak-anak akan senang dengan kehadiran mobil internet keliling semacam ini. Anak-anak sekarang sudah terampil dalam mengoperasikan berbagai teknologi.  Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong semakin cepatnya globalisasi. 
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek) merupakan kekuatan utama dalam meningkatkan  kesejahteraan   yang   berkelanjutan   dan   peradaban   suatu bangsa. Apa yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan dan teknologi? Ilmu pengetahuan merupakan upaya mencari pengetahuan yang dapat diuji dan diandalkan serta dilakukan secara sistematis menurut tahapan yang teratur dan berdasarkan prinsip serta prosedur tertentu. 
Sementara teknologi merupakan seluruh perangkat, ide, metode, teknik, atau benda-benda material yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Pada dasarnya ilmu pengetahuan merupakan teori-teori yang dirumuskan secara tetap sementara teknologi adalah praktek atau ilmu terapan dari teori yang berasal dari ilmu pengetahuan. Dapatkah kamu menemukan contoh perkembangan iptek yang membawa manfaat besar dalam kehidupan manusia?.
Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan cukup besar kini relatif sudah tergantikan oleh perangkat mesin. Apakah  kamu  dapat  dengan  mudah  mencari  sumber  informasi dari  teknologi  internet? Atau  kamu  dapat  dengan  mudah  berkomunikasi dengan teman menggunakan teknologi ataupun media sosial? Perkembangan iptek tidak bisa dihindarkan oleh sebagian besar lapisan masyarakat dunia. 
Penggunaan teknologi komputer, faksimile, handphone, siaran televisi, serta satelit telah mempercepat aliran informasi menembus batas dunia. Tujuan utama perkembangan globalisasi iptek adalah perubahan kehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat, dan aman. Dengan teknologi yang berkembang kita dapat melakukan segala sesuatu dalam waktu yang singkat secara cepat. Globalisasi iptek sendiri membawa pengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan.
Kemajuan di bidang iptek menjadikan  interaksi  manusia  dengan  manusia  lain  seakan  tidak  dibatasi oleh ruang dan waktu. Kapan dan di mana saja manusia dengan berbagai perangkat dan pengetahuannya dapat dengan mudah menjalin hubungan, mendapatkan informasi ataupun menyebarkan informasi ke orang lain. iptek telah memberikan kemudahan dalam pergaulan hidup manusia.

e. Globalisasi Bidang Transportasi

Apa yang dimaksud dengan transportasi? Transportasi adalah pemindahan barang, atau manusia dari tempat satu ke tempat yang lain. Peranan transportasi sangatlah penting dalam suatu negara. Produsen, distributor ataupun konsumen membutuhkan transportasi dalam melakukan aktivitasnya.
Dengan teknologi yang semakin canggih, manusia dapat mengangkut manusia atau barang dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Misalnya pada masa lalu, untuk menjual berbagai hasil hutan dari Sumatra ke Jawa, masyarakat menggunakan kapal besar kemudian singgah di berbagai pelabuhan untuk beristirahat atau melakukan jual beli dengan penduduk. Manusia memerlukan waktu berhari- hari bahkan berbulan-bulan untuk memperoleh barang yang dibutuhkan dari daerah lain.
Pada masa sekarang, manusia dapat memperoleh barang dan jasa dalam waktu yang singkat. Kebutuhan hasil kerajinan seperti sepatu dari Bandung Jawa Barat, dapat dipesan langsung dari Sulawesi melalui komunikasi internet dan jaringan telepon. Barang yang dipesan pun dapat dalam jumlah besar maupun kecil. Melalui jasa pos atau perusahaan jasa pengiriman lainnya, barang-barang dapat didistribusikan secara cepat baik lewat transportasi darat, air, maupun udara.
Globalisasi sangat membutuhkan transportasi dalam proses perkembangannya. Seiring dengan kebutuhan akan alat transportasi banyak pengusaha melakukan inovasi dalam penerapan transportasi tersebut. Mereka berusaha melakukan berbagai inovasi. 
Contohnya penggunaan teknologi otomatis dalam mobil, penggunaan radar, pendeteksi kecepatan lalu lintas di depan sehingga mobil dapat mengurangi kecepatan dengan sendirinya, dan sebagainya. Inovasi dari angkutan publik seperti kereta, bus, pesawat, atau pun kapal laut juga tidak kalah mengagumkan. Saat ini bus mempunyai inovasi yang sangat menarik bagi pemakainya, salah satunya adalah bus dengan free wifi.
Globalisasi transportasi dapat kita con
tohkan di negara Jepang. Jepang alat transportasi seperti kereta api, shinkansen, subway, bus, komuter, dan taksi merupakan sarana transportasi dari penduduknya.  Bus di Jepang juga dilengkapi dengan teknologi modern  yang membuat penumpangnya tidak akan tersesat.

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Untuk transportasi pesawat, Jepang menggunakan sistem navigasi agar pesawat tidak tersesat, panel instrumen navigasi pada kokpit pesawat memberikan berbagai informasi sistem navigasi baik arah ataupun ketinggian. 

Selain faktor yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya dalam masyarakat terdapat pula faktor yang menghalanginya. Faktor yang menghalangi terjadinya perubahan dikenal juga dengan faktor penghambat. Apa saja faktor yang menghalangi atau menghambat terjadinya perubahan sosial budaya dalam masyarakat? 

Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat

1). Kehidupan Masyarakat Terasing

suku baduy
Keadaan  masyarakat  yang  terasing  belum  tentu  kehendak  mereka. HAl ini dapat terjadi karena kondisi daerah yang terisolasi dari jalur komunikasi dan transportasi dapat menyebabkan mereka menjadi terisolasi dari masyarakat lain. Tentunya hal tersebut dapat menghambat terjadinya perubahan sosial budaya. Mengapa demikian?.
Kehidupan masyarakat terasing atau terisolasi menyebabkan masyarakatnya tidak mengetahui perkembangan yang terjadi pada masyarakat lain, sehingga mereka sulit untuk  berkembang  dan  memperkaya  budayanya. Akibatnya  perubahan sosial budaya dalam masyarakat tersebut menjadi sulit terjadi.

2). Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Terlambat

Ilmu pengetahuan adalah jendela dari perubahan sosial budaya. Ketika ilmu pengetahuan  berkembang dengan baik sudah pasti masyarakat yang bersangkutan akan mengalami perubahan sosial budaya dengan cepat. 
Berkembangnya ilmu pengetahuan juga dapat dilihat dari maju tidaknya pendidikan dalam masyarakat itu. Ada juga daerah yang memang terisolir, terasing, terpencil dan jauh dari masyarakat lain, sehingga sulit untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Tetapi banyak juga daerah yang sebenarnya terisolir atau sulit dijangkau komunikasi dan transportasi namun memiliki keinginan kuat dalam meperoleh ilmu pengetahuan. 

3). Sikap Masyarakat yang Tradisional

Pernahkah kamu mendengar atau membaca tentang kisah masyarakat Suku  Baduy  Dalam  atau  “Urang  Kanekes”?  Mereka  salah  satu  suku bangsa di daerah Banten yang masih sangat mengagungkan sikap tradisional warisan dari nenek moyang. Mereka memilih mengisolasi diri dari dunia modern. Anak-anak tidak mereka sekolahkan secara formal. Mereka hanya boleh belajar dari lingkungan alam. Pelajaran yang mereka dapatkan adalah secara turun-temurun terutama adat istiadat warisan nenek moyang. 
Di masyarakat Baduy Dalam tidak ada teknologi, kendaraan, dan alat elektronik yang mereka pergunakan. Listrik, alat-alat elektronik, bahan-bahan kimia, sampo, sabun, televisi, handphone, dan sebagainya tidak diperkenankan untuk digunakan. Ketika ada yang berkunjung ke wilayah mereka, maka semua hal yang dilarang untuk dipergunakan juga tidak boleh dibawa. Bagi mereka amanah leluhur adalah segalanya. 
Suku Baduy tidak mau menerima perubahan dari luar karena dianggap hanya akan merusak alam. Rumah tempat tinggal mereka direkatkan tanpa paku dan semen. Bangunan rumah menggunakan kayu, bambu, ijuk, dan daun pohon aren. Suku Baduy mempunyai sikap yang sudah ditanamkan sejak nenek moyang. Bagi mereka sikap tradisi secara mutlak tidak dapat diubah. Dapatkah kamu menemukan contoh sikap hidup yang masih tradisional dari masyarakat di Indonesia?
Kehidupan masyarakat yang masih tradisional semacam ini dapat menghambat   perubahan   sosial   budaya   dalam   masyarakat   mereka. Namun ini adalah pilihan hidup bagi masyarakat sehingga tidak boleh dipersalahkan. Siapakah yang disebut dengan masyarakat tradisional? Masyarakat tradisional adalah suatu masyarakat yang memelihara, menjaga,, dan mempertahankan tradisi, adat istiadat, sistem nilai, sistem norma dan bahkan sistem kebudayaan yang diwariskan oleh generasi pendahulunya. 
Dilihat dari letak pemukimannya, masyarakat tradisional umumnya terdapat di pedesaan. Namun antara masyarakat pedesaan dan masyarakat tradisional sebenarnya tidak bisa disamakan. Masyarakat tradisional mempunyai pandangan bahwa melaksanakan warisan nenek moyang  yang berupa nilai hidup, norma, harapan, cita-cita merupakan kewajiban, kebutuhan dan kebanggaan. 

4). Adanya Prasangka terhadap Hal-hal Baru atau Asing

Merasakan hidup di bawah penjajah selama beratus-ratus tahun membuat bangsa Indonesia banyak yang mengalami trauma, terutama untuk golongan tua. Mereka terkadang mudah merasa curiga dan berprasangka buruk terhadap budaya asing atau hal baru yang berasal dari Barat. 
Perasaan dan prasangka menimbulkan sikap yang acuh, tidak peduli, bahkan antipati terhadap sesuatu yang baru dari luar masyarakat. Padahal sesuatu yang berasal dari luar tersebut bisa jadi sebenarnya bermanfaat dan dapat membawa perubahan bagi kehidupan mereka. Namun ada masyarakat yang memang menanamkan sikap kepada warganya bahwa sesuatu yang berasal dari luar masyarakat hanya akan merusak alam dan kehidupan mereka. Hal inilah yang kemudian membuat suatu  masyarakat tidak mengalami perubahan sosial budaya. Dapatkah kamu menemukan contoh untuk perilaku ini?

5). Adat Istiadat atau Kebiasaan

Tahukah kamu yang dimaksud dengan adat istiadat atau kebiasaan? Adat merupakan pola perilaku bagi anggota masyarakat yang dilakukan berulang-ulang untuk memenuhi kebutuhan pokok. Adat biasanya bersumber dari nilai tradisional yang telah mengakar pada kehidupan suatu masyarakat. 
Adat istiadat telah mereka nikmati sebagai bagian dari kehidupan mereka. Adat dan cara yang sulit untuk tergantikan misalnya mengenai bidang kepercayaan, sistem mata pencaharian, cara berpakaian, pembuatan rumah, upacara adat, dan sebagainya. Misalnya, adat kebiasaan dalam penggunaan alat.  Penerapan alat pemotong padi dalam suatu masyarakat belum tentu akan langsung diterima begitu saja. 
Memotong padi menggunakan alat pemotong sederhana bagi para wanita pada masyarakat  tertentu  sudah dilakukan turun-temurun. Mereka mempunyai pekerjaan tambahan memotong padi dengan cara lama. Ketika ada unsur penerapan teknologi baru di masyarakatnya, mungkin penerapan alat pemotong padi ditolak penggunaannya.

Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat

Itulah faktor – faktor yang dapat menghambat terjadinya proses perubahan sosial. Semoga dapat menambah wawasan anda tentang proses perubahan sosial budaya di masyarakat. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan dibagikan.

Pada dasarnya perubahan sosial budaya dalam masyarakat terjadi karena ada sesuatu yang dianggap sudah tidak memuaskan, kebosanan masyarakat terhadap sesuatu yang ada, dan juga karena menyesuaikan diri dengan faktor yang baru. 
perang penyebab perubahan sosial budaya

Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat

1). Bertambah dan Berkurangnya Penduduk

Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk yang besar. Penduduk Indonesia mendiami ribuan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Berdasarkan data kependudukan dunia tahun 2012, Indonesia menempati urutan ke-4 jumlah penduduk terbesar di dunia. Adapun urutan pertama ditempati China (1,35 milyar jiwa), ke-2 India (1,260 milyar jiwa) dan ke-3 Amerika Serikat (314 juta jiwa). Sementara itu, hasil sensus penduduk tahun 2010 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 237.641.326 jiwa. Jika luas wilayah Indonesia mencapai 1.904.569 km², berarti kepadatan penduduk per km2 sekitar 125 jiwa. Namun, kepadatan penduduk Indonesia tidak merata. 
Pulau Jawa merupakan pulau yang mempunyai kepadatan penduduk paling tinggi. Mengapa pulau Jawa menjadi pulau terpadat penduduknya? Pulau Jawa menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian negara, sehingga banyak  penduduk  yang tertarik untuk  tinggal di wilayah ini. 
Kepadatan penduduk yang tinggi di Pulau Jawa dapat dijelaskan dengan melihat faktor geografis, khususnya faktor fisik berupa tanah yang subur dan faktor sejarah. Kerajaan-kerajaan banyak berkembang di Pulau Jawa sehingga Pulau Jawa berkembang menjadi pusat aktivitas penduduk saat ini di Indonesia. Apabila suatu daerah mulai dipadati oleh penduduk, maka banyak perubahan sosial budaya yang terjadi, misalnya keramahtamahan menurun, banyak muncul kelompok baru, perubahan pada lembaga sosial, dan sebagainya.
Lalu mengapa perubahan jumlah penduduk menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya? Jumlah penduduk di setiap wilayah/provinsi maupun pulau juga berbeda-beda dengan angka pertumbuhan yang berbeda pula. Jumlah penduduk yang besar di Indonesia menjadi permasalahan serius terutama di daerah perkotaan.
Semakin  besar jumlah penduduk, semakin banyak permasalahan yang dihadapi oleh suatu daerah. Sebagai contoh   jumlah penduduk suatu kota mengalami peningkatan yang besar karena adanya urbanisasi. Pertambahan ini mempengaruhi jumlah lahan yang ditempati serta berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan. 
Maka terjadilah banyak perubahan sosial budaya di kota tersebut. Sementara bagaimana   dengan  wilayah   yang   ditinggalkan   oleh   penduduknya? Dengan banyaknya penduduk di wilayah tersebut yang berpindah, dapat menyebabkan banyak lahan yang terbengkalai, wilayah tersebut menjadi kurang berkembang karena banyak tenaga produktif yang pindah ke kota, dan sebagainya. Pengelolaan bonus demografi yang tepat akan membawa dampak positif terhadap perubahan sosial budaya masyarakat. 
Apa yang dimaksud dengan bonus demografi? Bonus demografi adalah bonus yang dinikmati suatu negara sebagai akibat dari besarnya proporsi penduduk produktif (rentang usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan yang dialaminya. Pengelolaan bonus ini dapat dilakukan dengan cara pemerintah menata kebutuhan sarana dan prasarana kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang disesuaikan dengan kebutuhan penduduknya. 
Selain itu masalah sosial yang terjadi sebagai akibat jumlah dan komposisi penduduk yang tidak seimbang harus mendapatkan penanganan yang tepat. Indonesia harus mampu menyiapkan generasi muda yang berkualitas tinggi melalui pendidikan, pelatihan, kesehatan, penyediaan lapangan kerja, dan investasi. 

2). Penemuan Baru

Penemuan baru memang banyak membawa perubahan sosial budaya dalam kehidupan masyarakat. Tahukah kamu siapa yang menemukan listrik? Ketika listrik ditemukan oleh Michael Faraday (1791–1867) pada tahun  1821  dunia  mengalami  banyak  perubahan  termasuk  rangkaian penemuan sesudahnya. Kombinasi dari pengetahuan dan penemuan listrik kemudian banyak tercipta seperti alat alat penghasil tenaga listrik, benda atau alat yang dapat menyalurkan listrik seperti setrika listrik, kompor listrik, dan alat masak listrik.
Apa saja perubahan sosial budaya yang terjadi akibat dari penemuan baru? Suatu penemuan baru menyebabkan perubahan dalam bidang-bidang tertentu. Penemuan handphone dan internet adalah sebagian kecil dari penemuan baru atau pembaharuan. Penemuan-penemuan dan pembaharuan tersebut dapat menyebabkan perubahan di bidang komunikasi, interaksi sosial, status sosial, pola pikir, dan tindakan manusia.

3). Konflik

Kita harus  bersyukur  kepada Tuhan Yang Maha Esa karena negara Indonesia dikaruniai berbagai keanekaragaman baik agama, suku bangsa, dan ras. Keanekaragaman tersebut memperkaya multikulturalisme bangsa. Namun di sisi lain keanekaragaman juga membawa proses sosial negatif yang disebut dengan konflik. 
Pernahkah kamu bertengkar dengan teman atau saudaramu? Mengapa kalian bertengkar? Tentunya bertengkar atau berbeda pendapat dengan orang lain pasti  pernah kalian alami.   Kondisi inilah yang dapat dikategorikan dalam konflik. Faktor penyebabnya bisa bermacam-macam seperti karena salah paham, dan perbedaan pendapat. Apakah yang dimaksud dengan konflik? Konflik dapat diistilah- lainkan dengan kata pertentangan. Pertentangan atau konflik dapat terjadi antara individu dan individu, antarakelompok dan kelompok, atau antara individu dan kelompok.
Konflik dapat terjadi akibat banyak hal. Penyebab terjadinya konflik pada dasarnya karena adanya perbedaan, baik perbedaan kepentingan, pendapat, kebudayaan, atau antarindividu. Konflik tersebut kemudian dapat menyebabkan terjadinya perubahan dalam masyarakat. Perubahan sosial dan konflik adalah dua hal yang saling berkaitan. Ketika dalam masyarakat terjadi perubahan sosial budaya yang cepat, hal ini dapat mengubah nilai- nilai yang ada dalam masyarakat. Sebaliknya konflik yang terjadi dalam masyarakat juga dapat memunculkan terjadinya perubahan sosial.
Konflik sebagai penyebagai terjadinya perubahan sosial yang pernah terjadi di Indonesia diantaranya adalah konflik antara pemerintah RI dan GAM (Gerakan Aceh Merdeka). Konflik tersebut terjadi diakibatkan karena perbedaan keinginan yang telah berlangsung sejak tahun 1976. GAM yang pada waktu itu dipimpin oleh Hasan di Tiro merupakan gerakan separatis untuk memisahkan diri dari NKRI. Konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun ini mengundang perhatian internasional untuk membantu menanganinya. 
Namun beberapa kali usaha untuk mendamaiakan konflik ini gagal. Akhirnya konflik antara GAM dan NKRI berakhir melalui mediasi (penyelesaian konflik) dengan menghadirkan CMI (Crisis Management Initatives). Tempat perundingan yang diprakarsai CMI dilaksanakan di kota Helisinki, Finlandia. Tercapainya perundingan antara RI dan GAM dari putaran pertama hingga kelima adalah ditandatanganinya memorandum of undestanding (MOU). Setelah terjadinya perdamaian antara GAM dan RI, perubahan sosial budaya mulai terjadi. 
Berbagai macam pembangunan di Aceh  terus  berlangsung.  Pembangunan  ekonomi  di Aceh  juga  jadi mendapat perhatian lebih, sehingga mereka sudah tidak lagi merasa diabaikan pemerintah. Dapatkah kamu mencari contoh perubahan sosial budaya di Aceh setelah terjadinya perdamaian RI dengan GAM?

4). Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi

Revolusi atau pemberontakan dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya. Banyak contoh revolusi atau pemberontakan yang terjadi di dunia ini. Gelombang   revolusi unjuk rasa dan protes yang terjadi di dunia arab sebagai rangkaian dari the Arab Spring (pemberontakan Arab) adalah contoh revolusi yang terjadi di dunia. Misalnya saja tahun 2011 lalu terjadi revolusi di Mesir. Demonstrasi besar-besaran terjadi di Mesir menuntut agar presiden  Hosni Mubarak  yang telah berkuasa 30 tahun untuk melepaskan jabatannya.
Protes menggunakan teknik pemberontakan sipil  dalam kampanye yang melibatkan serangan, demonstrasi, pawai, dan pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube, atau Skype untuk mengorganisir, berkomunikasi, dan mengumpulkan massa. Pemerintah meredam usaha para demonstran yang menggalang aksinya dari internet dengan cara memberhentikan saluran internet dan komunikasi hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Revolusi ini berakhir dengan jatuhnya Hosni Mubarak. Setelah terjadinya revolusi, Mesir mengalami perubahan besar dalam berbagai bidang.

Pernahkah Indonesia mengalami revolusi? Contoh revolusi yang pernah terjadi di Indonesia adalah ketika Indonesia mencapai kemerdekaannya pada  tanggal  17 Agustus  1945.  Dengan  proklamasi,  bangsa  Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, bebas dari cengkeraman penjajah, serta telah mengubah struktur pemerintahan kolonial menjadi pemerintahan nasional. Berbagai perubahan terlihat mengikuti, seperti lembaga keluarga, sistem sosial, sistem politik, dan sistem ekonomi.
Pada dasarnya pemberontakan terjadi diawali dengan adanya ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap situasi dan kondisi. Ketidakpuasan ini diarahkan pada sistem kekuasaan  yang dianggapnya tidak cocok sehingga mendorong para pemberontak membuat sistem kekuasaan yang berbeda. Rezim yang  lalim pada dasarnya menjadi awal munculnya rasa ketidakadilan di masyarakat sehingga mendorong sebagian masyarakat yang merasa tidak diuntungkan melakukan pemberontakan. 
Situasi dan kondisi ini mendorong pergerakan revolusi sebagai wujud dari pemberontakan. Adanya  revolusi  akan  membawa  perubahan-perubahan besar dalam tubuh masyarakat. Misalnya revolusi Mei tahun 1998 yang terjadi di Indonesia. Peristiwa dimulai dari demonstrasi menuntut turunnya Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun. 
Perubahan besar terjadi di Indonesia setelah Soeharto menyatakan mundur dan reformasi bergulir. Dimulai dari perubahan kepala negara, wakil kepala negara, struktur kabinet, sampai perilaku warga masyarakat yang menjadi lebih berani mengkritisi cara kerja pemerintah dan sebagainya. Perubahan tahun 1998 ini dapat dikategorikan sebagai revolusi.

5). Perubahan Lingkungan Alam

Apa  yang  dimaksud  dengan  lingkungan  alam?  Lingkungan  alam adalah lingkungan yang sudah ada tanpa harus dibuat oleh manusia. Lingkungan alam di antaranya daratan (tanah), perairan, dan udara. Alam mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Alam adalah penyedia bahan-bahan makanan dan pakaian, penghasil tanaman, serta sumber kesehatan dan keindahan. Bagaimana jika lingkungan alam terganggu dan mengalami kerusakan?
Perubahan  lingkungan  alam  dapat  terjadi  karena  faktor  alam  dan faktor manusia. Banjir, lahar panas, gunung meletus, gempa, dan tsunami adalah contoh perubahan lingkungan alam akibat faktor alam. Sementara penyebab perubahan lingkungan alam karena faktor manusia yang dapat menyebabkan perubahan pada lingkungan alam antara lain penggunaan teknologi dalam mengelola alam, pemanfaatan lingkungan alam secara berlebihan, pembuangan limbah ke lingkungan alam dan sebagainya. 
Ketika penggunaan teknologi tidak diperhatikan secara benar maka dapat mengakibatkan kerusakan. Perubahan yang terjadi pada lingkungan alam bahkan dapat menyebabkan masyarakat yang mendiami daerah tersebut terpaksa harus meninggalkan tempat tinggalnya.
Dapatkah kamu memberikan contoh perubahan lingkungan alam yang dapat menyebabkan perubahan dalam masyarakat? Suatu masyarakat yang tinggal di lingkungan pantai mempunyai pekerjaan sebagai nelayan. Suatu saat mereka mengalami bencana tsunami. Lingkungan alam di sekitar tempat tinggal mereka mengalami perubahan besar. Mereka direlokasi ke lingkungan alam dataran rendah. Relokasi tempat tinggal membuat mereka harus mengubah mata pencaharian mereka yang semula sebagai nelayan berubah menjadi petani. Apakah pola pikir dan perilaku mereka mereka mengalami perubahan?
Lingkungan alam berkaitan pula dengan perubahan penduduk, ketika terjadi pertambahan penduduk maka semakin tinggi pula tekanan terhadap alam. Oleh karena itu bisa terjadi perusakan alam. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan akan perumahan, manusia mengeringkan lahan pertanian untuk membangun rumah. Akibatnya lahan pertanian menjadi sempit, serta banyak petani yang kehilangan lahan untuk bertani dan terpaksa bekerja sebagai buruh pabrik atau pekerjaan yang lainnya.

6). Peperangan

Terjadinya perang di suatu wilayah akan berpengaruh terhadap perubahan warga masyarakatnya. Perubahan itu dapat terjadi pada cara berperilaku, berpikir ataupun kepribadian dari mereka. Mengapa demik
ian? Perang akan membawa perubahan besar dan kecil dalam warga masyarakat yang terlibat perang. Hal ini terutama pada masyarakat yang kalah perang. Bangsa yang menang perang akan memaksakan kebudayaannya kepada negara yang kalah perang. 
Masih ingatkah kalian, bangsa mana saja yang pernah menjajah Indonesia? Indonesia pernah berperang melawan bangsa Jepang dan Belanda. Meskipun Jepang menjajah negara kita hanya sekitar kurang lebih tiga setengah tahun (1942–1945). Namun  banyak membawa perubahan sosial budaya bangsa Indonesia. Tahukah kamu perubahan apa sajakah itu? Perubahan sosial budaya yang terjadi akibat Indonesia dikuasai Jepang dapat kita bagi menjadi beberapa bidang diantaranya adalah sebagai berikut:
a).  Bidang Sosial
Dalam bidang sosial kemiskinan dan kelaparan terjadi di berbagai daerah. Tenaga kerja produktif yang ada di desa dipekerjakan pada beragam proyek. Akhirnya desa pun mengalami krisis karena tidak terurus.
b).  Bidang Ekonomi
Di bidang ekonomi terlihat bahwa rakyat hidup dalam kesulitan. Sumber daya dan hasil-hasil pertanian dibawa untuk kepentingan 
c). Bidang Budaya
Bidang budaya  terdapat  dampak  yang  cukup  baik  karena  Bahasa Indonesia  berkembang  luas.  Hal  ini  sebagai  dampak  kebijakan Jepang yang melarang kebudayaan Barat    (Belanda). Karya sastra bermunculan dengan nuansa perang dan kemerdekaan.
d).  Bidang Politik
Para pemimpin dilibatkan dalam beragam organisasi. Mereka pun memanfaatkan kesempatan itu untuk mempersiapkan kemerdekaan. Sehingga puncak dari perjuangan untuk merdeka dimulai dari masa ini.
Ketika Jepang menduduki Indonesia, pada tahun 1945, dua  bom atom dijatuhkan oleh tentara Sekutu di kota Hiroshima dan Nagasaki. Delapan hari setelah bom atom menghancurkan Nagasaki, rakyat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Jatuhnya bom atom di Jepang memberikan hikmah lepasnya belenggu kekejaman tentara Jepang yang telah merampas hampir seluruh harta benda yang dimiliki penduduk Indonesia. Perubahan terbesar yang dirasakan bangsa Indonesia pada tahun 1945 adalah terjadinya proklamasi kemerdekaan.

7). Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain

Kebudayaan  dalam  masyarakat   mempunyai  kecenderungan   untuk saling mempengaruhi. Seperti halnya kamu dan temanmu, kamu dapat mempengaruhi mereka dalam berpakaian, gaya rambut ataupun berperilaku. Begitu juga sebaliknya temanmu dapat mempengaruhi kamu dalam berbagai hal.  Dalam masyarakat, pengaruh kebudayaan suatu masyarakat dapat menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya pada masyarakat lain. Hubungan yang terjadi dapat menimbulkan pengaruh timbal-balik. Suatu masyarakat dapat mempengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga menerima pengaruh dari masyarakat yang mempengaruhinya. Untuk lebih jelasnya perhatikanlah contoh berikut!
Masuk dan berkembangnya unsur agama Islam pada waktu telah menyebabkan perubahan sosial yang sangat luas di kalangan masyarakat Indonesia.   Ketika agama Islam masuk ke Indonesia, telah berkembang terlebih dulu agama Hindu dan agama Budha. Pengaruh kebudayaan Hindu sangat kuat sehingga kebudayaan dari agama Hindu masih tampak nyata. 
Kebudayaan Islam dengan kebudayaan masyarakat setempat akhirnya mengalami percampuran budaya. Hal ini terlihat dari beberapa bangunan yang mencerminkan bentuk perpaduan, sebagai contoh kalian bisa amati Masjid Agung Banten ataupun masjid Demak yang mencerminkan adanya perpaduan kedua agama. 
Pada masjid Agung Banten, struktur bangunannya mencerminkan seni bangunan Meru sebagai ciri utama bangunan Hindu namun bangunan masjid mempunyai fungsi sebagai     bangunan untuk beribadah umat Islam. Perubahan itu terjadi karena dua kebudayaan saling bertemu secara langsung. Dapatkah kamu menemukan contoh di sekitar mengenai pengaruh kebudayaan masyarakat lain?
Proses pertemuan kebudayaan tidak selalu saling mempengaruhi. Ketika kedua kebudayaan mempunyai taraf seimbang,  yang terjadi adalah saling menolak (cultural animosity). Bagaimana hal ini bisa terjadi? Keadaan itu dapat berawal dari keadaan masa lalu kedua kebudayaan yang mengalami pertentangan fisik. 
Pertentangan itu       kemudian dilanjutkan dengan pertentangan-pertentangan nonfisik. Terjadilah sikap saling menolak terhadap pengaruh kebudayaan masing-masing. Contoh cultural animosity terjadi pada kebudayaan kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Keduanya merupakan pecahan dari kerajaan Mataram. Yogyakarta dan Surakarta mempunyai kebudayaan yang hampir sama namun sebenarnya berbeda karena mereka tidak mau saling terpengaruh.  
Misalnya saja, gaya pakaian adat antara Yogyakarta dan Surakarta memang sama namun ada sedikit perbedaannya. Tahukah kamu di mana perbedaannya? Perbedaan tersebut tampak mulai dari model beskap, cara melipat jarik, blangkon, gaya busana kebaya, tata cara pengantin, dan sebagainya. Dapatkah kamu menemukan perbedaan lainnya?
Proses  pengaruh  kebudayaan  lain   yang  menyebabkan  terjadinya perubahan sosial budaya antara lain sebagai berikut :
a).  Difusi
Difusi   merupakan proses penyebaran unsur baru, baik berupa alat, ide atau gagasan dari satu pihak ke pihak lain, dari suatu tempat ke tempat lain, dari satu orang ke orang lain, dan dari satu masyarakat ke masyarakat lain. 
Difusi dapat dengan mudah tersebar ketika masyarakat itu terbuka dengan dunia luar. Contohnya pada masyarakat tani tradisional pengolahan lahan pertanian masih menggunakan tenaga hewan dan tenaga manusia. Mereka kemudian mengenal mesin traktor yang ternyata lebih praktis dan lebih cepat dalam mengolah lahan. Pengetahuan manusia berkembang dan berubah karena menghimpunnya dari interaksi dengan masyarakat atau manusia lain.
b).  Akulturasi (cultural contact)
Apakah kalian masih ingat materi tentang interaksi sosial di kelas VII? Salah satu bentuk interaksi sosial asosiatif adalah akulturasi. Percampuran bentuk bangunan antara agama Hindu dan Islam yang diwujudkan dalam bentuk Masjid adalah salah satu contoh akulturasi. Akulturasi terjadi ketika satu kebudayaan tertentu yang dihadapkan dengan unsur-unsur kebudayaan asing, lambat laun unsur kebudayaan asing tersebut melebur atau menyatu ke dalam kebudayaan sendiri (asli),  tetapi   tidak  menghilangkan   ciri   kebudayaan   lama.  
Apa contoh dari akulturasi budaya? Ketika berkembang musik rap dari negara asing bertemu dan digabungkan dengan bahasa Jawa, maka terciptalah akulturasi musik rap dengan bahasa Jawa. Dapatkah kamu menemukan contoh akulturasi budaya di sekitar kalian?
c).  Asimilasi
Asimilasi mirip dengan akulturasi. Keduanya merupakan pertemuan kebudayaan. Bedanya terletak pada akulturasi sebagai pertemuan kebudayaan yang menghasilkan kebudayaan campuran, maka asimilasi merupakan pertemuan dua kebudayaan yang lambat laun melebur  menjadi  kebudayaan  baru  dimana  unsur  dari  masing- masing kebudayaan  asli  hilang. dapatkah kamu memberikan contoh asimilasi? 
d). Penetrasi
Penetrasi merupakan proses perembesan unsur budaya kepada suatu masyarakat baik secara damai, ataupun paksaan.   Masuknya unsur agama atau pemaksaan kebudayaan dari bangsa penjajah kepada bangsa yang dijajah merupakan contoh proses penetrasi.
e).  Invasi
Invasi yaitu masuknya unsur-unsur kebudayaan asing ke dalam kebudayaan   setempat   dengan   peperangan   (penaklukan)   bangsa asing terhadap bangsa lain. Masuknya Belanda ke Indonesia pada masa penjajahan membawa serta unsur-unsur budaya yang sebagian diterapkan pada masyarakat daerah jajahannya. Apa saja unsur yang dipaksa masuk ke bangsa Indonesia oleh penjajah Belanda? Beberapa unsur tersebut diantaranya adalah bahasa dan sistem pemerintahan.
f).  Milenarisme
Milenarisme   yaitu salah satu bentuk kebangkitan, yang berusaha mengangkat golongan masyarakat bawah yang tertindas dan telah lama menderita dalam kedudukan sosial yang rendah. Masyarakat pedalaman yang memiliki sumber daya alam yang melimpah namun selama ini tidak bisa mengolah sumber daya alam itu karena telah dieksploitasi orang asing, dan sekarang berusaha untuk bisa mengolah kekayaan alam mereka sendiri.

Pengertian, Proses, dan Jenis Perubahan Sosial

Demikianlah hal – hal yang dapat menyebabkan terjadinya proses perubahan sosial budaya di Masyarakat. Semoga dapat menambah wawasan sosial anda terutama dalam memahami proses perubahan sosial budaya di masyarakat.

Setiap masyarakat pasti mengalami perubahan. Perubahan dalam masyarakat dapat berkaitan dengan perubahan pada lembaga sosial, nilai sosial, pola perilaku, organisasi, kelompok sosial, dan lapisan sosial. Perubahan yang terjadi di masyarakat dikenal juga dengan istilah perubahan sosial budaya. 
Apa yang dimaksud dengan perubahan sosial budaya? William Ogburn dalam Elly M Setiadi (2011) berpendapat bahwa batasan ruang lingkup perubahan sosial budaya, mencakup perubahan pada unsur-unsur kebudayaan baik yang bersifat materiil maupun yang bersifat nonmaterial (immaterial), beliau menekankan perubahan sosial sebagai pengaruh yang besar dari unsur- unsur kebudayaan materiil terhadap unsur kebudayaan immateriil.
perubahan sosial karena waktu
Kecepatan perubahan sosial budaya setiap masyarakat berbeda-beda tergantung dari terbuka atau tidaknya suatu masyarakat. Masyarakat industri akan mengalami perubahan sosial budaya lebih cepat dibandingkan perubahan pada masyarakat agraris. Perubahan dapat terjadi pada hal-hal yang bersifat tradisional menjadi modern.
Perubahan semacam ini dikenal juga dengan modernisasi.Apa yang dimaksud dengan modernisasi? Koentjaraningrat (1985) menjelaskan, modernisasi adalah usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi dunia sekarang. Modernisasi mencakup sistem nilai, cara berpikir, berperasaan dan bertindak, serta teknologi yang sesuai dengan kondisi zaman sekarang. Selain dari perubahan sosial dan modernisasi di dalam masyarakat terdapat juga proses yang disebut globalisasi. 
Apa yang dimaksud dengan globalisasi? Selo Soemardjan (1962) menjelaskan bahwa globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama secara cepat. Globalisasi melanda berbagai bidang baik bidang IPTEK, ekonomi, transportasi, politik ataupun budaya.
Kita harus bersyukur kepada Tuhan karena globalisasi membawa dampak positif dan kemudahan bagi kehidupan manusia. Namun begitu globalisasi juga mempunyai dampak negatif. Untuk itu agar integrasi bangsa tetap kokoh diperlukan upaya untuk menghadapi arus globalisasi.

Perubahan Sosial Budaya

Perubahan Bangsa Indonesia dari Sebelum Merdeka Menjadi    Bangsa yang Merdeka Pernahkah kamu memperhatikan perbedaan  kondisi masyarakat  tempat tinggalmu? Apakah ada perbedaan antara keadaan sekarang dan beberapa tahun  yang lalu?  Perubahan sosial budaya meliputi berbagai hal seperti cara berpikir, berperilaku, dan alat-  alat. Dalam cara berpikir masyarakat juga mengalami perubahan, misalnya perubahan dari berpikir magis ke rasional (menerima segala sesuatu secara objektif dengan menggunakan pikiran yang rasional). 

Bentuk Perubahan Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya dalam masyarakat sangat banyak dan   beragam baik bentuk ataupun jenisnya. Oleh karena itu untuk mempermudah mempelajari bentuk perubahan sosial budaya perlu diklasifikasikan. Perhatikan grafik dan penjelasan berikut.

Perubahan Dilihat dari Waktunya

Perubahan sosial yang terjadi mempunyai kecepatan atau waktu yang berbeda-beda antara masyarakat satu dengan masyarakat yang lain. Pada masyarakat tradisional tentunya kecepatan perubahan sosial budayanya akan lebih lambat dibandingkan dengan masyarakat modern. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan masyarakat modern lebih   terbuka dan heterogen dibandingkan dengan masyarakat tradisional.

Perubahan Sosial Lambat atau Evolusi

Perubahan sosial lambat dikenal juga dengan evolusi. Perubahan sosial lambat  atau  evolusi  merupakan  perubahan  sosial  yang  memerlukan waktu lama dan diikuti oleh rentetan perubahan kecil yang terjadi secara lambat. Perubahan sosial pada masyarakat tradisional dapat dikategorikan mengalami perubahan lambat ini. 
Dalam masyarakat tradisional perubahan yang terjadi kecil dan cukup lama sehingga mereka seolah tampak tidak mengalami perubahan. Dapatkah kamu memberikan contoh dari perubahan evolusi? .
Perubahan Sosial Cepat atau Revolusi
Revolusi industri merupakan perubahan sosial budaya yang dapat dikategorikan dalam perubahan sosial cepat. Revolusi industri sebenarnya berlangsung cukup lama yaitu tahun 1750-1850. Namun karena revolusi industri mengakibatkan perubahan secara besar-besaran maka waktu 100 tahun bukan menjadi waktu  yang  lama.  Untuk  itulah  revolusi  industri  tetap  dikategorikan dalam perubahan sosial budaya cepat.  
Apakah yang dimaksud perubahan sosial  budaya  cepat  atau  revolusi?  Revolusi  adalah  perubahan  sosal yang berlangsung dalam waktu yang cepat dan hal-hal mendasar dalam masyarakat ikut mengalami perubahan. Perubahan besar apa saja yang terjadi sebagai akibat dari revolusi industri? Perubahan besar terjadi di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi. 
Revolusi industri dimulai di Britania Raya dan menyebar ke seluruh Eropa Barat, Amerika, dan Jepang. Revolusi Inggris dianggap sebagai pelopor revolusi di negara lain. Revolusi industri membawa akibat dalam berbagai bidang kehidupan bagi negaranya ataupun bagi negara lain, antara lain sebagai berikut.
a)  Proses mekanisasi dalam usaha industri b)  Perdagangan makin berkembang
c)  Transportasi lancar
d)  Berkembangnya urbanisasi
e)  Terjadinya kesenjangan sosial
Selain akibat di atas, setelah adanya revolusi industri terjadi perubahan pada sendi atau dasar dari kehidupan masyarakat terutama pada lembaga kemasyarakatan. Revolusi industri mengubah pola hubungan antara buruh dan majikan, sistem kekeluargaan dan sebagainya. Pada dasarnya perubahan sosial budaya yang cepat atau revolusi dapat terjadi tanpa direncanakan atau direncanakan terlebih dahulu.&nb
sp;

Perubahan Dilihat dari Pengaruhnya

1). Perubahan yang Pengaruhnya Kecil
Apakah kamu pernah memotong rambut sesuai dengan gaya rambut terbaru yang sedang tren? Bukankah ketika memilih baju   kamu akan memilih yang sesuai dengan model saat ini? Apakah terjadi perubahan model baju yang kamu pakai tahun ini dengan tahun kemarin? Apakah semua orang mengikuti model rambut atau gaya berbusana yang sedang populer? Perubahan yang pengaruhnya kecil diikuti oleh sebagian kecil orang. Perubahan ini tidak membawa perubahan mendasar pada bidang kehidupan. 
Apakah kamu dapat memberikan contoh  perubahan  yang pengaruhnya kecil? Apakah yang dimaksud dengan perubahan yang pengaruhnya kecil? Perubahan yang pengaruhnya kecil merupakan perubahan yang tidak membawa perubahan pada unsur struktur sosial masyarakat. Perubahan yang pengaruhnya kecil    artinya perubahan tersebut hanya dianut oleh sebagian kecil orang yang menyukainya saja sehingga perubahan ini tidak membawa pengaruh berarti bagi sebagian besar masyarakat.
2). Perubahan yang Pengaruhnya Besar
Pada bentuk  perubahan  sebelumnya kamu  telah  membahas  materi tentang revolusi sebagai perubahan yang mempengaruhi sendi-sendi dan dasar kehidupan masyarakat. Perubahan semacam ini termasuk dalam bentuk perubahan yang pengaruhnya besar. Lalu apakah yang dimaksud dengan perubahan yang pengaruhnya besar? Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang membawa perubahan dalam sendi-sendi kehidupan dalam suatu masyarakat. 
Dapatkah kamu memberikan contoh mengenai perubahan sosial yang pengaruhnya besar? Industrialisasi merupakan salah satu contoh dari bentuk perubahan ini. Seberapa besar pengaruh   proses   industrialisasi?   Industrialisasi   membawa   pengaruh besar terhadap berbagai bidang kehidupan di masyarakat. Industrialisasi merupakan proses perubahan sosial ekonomi yang mengubah sistem mata pencaharian masyarakat agraris menjadi masyarakat industri. 
Di manakah kita dapat menemukan industrialisasi? Proses Industrialisasi dapat ditemukan dalam masyarakat kota ataupun masyarakat desa. Pembangunan pabrik-pabrik untuk kepentingan industri sebagai bagian dari proses industrialisasi. Dapatkah kamu menemukan contoh lain berkaitan dengan perubahan sosial yang pengaruhnya besar?

Perubahan Dilihat dari Perencanaannya

1). Perubahan yang Direncanakan/Planned Change
Pembangunan dapat dikatakan sebagai contoh perubahan sosial yang dikehendaki dan direncanakan. Salah satu contoh pembangunan yang dilakukan di Indonesia adalah pembangunan jalan. Kondisi jalan di Indonesia berbeda-beda, terdapat jalan yang sudah tertata dengan baik, misalnya beraspal mulus, dan terdapat jalan yang kondisinya belum beraspal. 
Jalan yang terdapat di suatu daerah bermacam-macam, ada jalan nasional dan jalan daerah. Jalan nasional adalah jalan penghubung antarprovinsi yang dibangun untuk memperlancar transportasi lintas nasional, sehingga langsung menjadi tanggung jawab negara. Sedangkan jalan daerah merupakan jalan penghubung antardaerah di dalam provinsi. Jalan penghubung antar kabupaten/kota menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi, sedangkan jalan penghubung antarkecamatan merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten. 
Siapakah yang merencanakan pembangunan jalan? Pembangunan jalan direncanakan oleh pihak-pihak yang merencanakan perubahan atau biasa disebut agent of change. Siapa yang dapat dikategorikan sebagai agent of change? Pemerintah, masyarakat, atau tokoh masyarakat dapat menjadi contoh pihak yang berperan dalam merencanakan perubahan.
2). Perubahan yang Tidak Direncanakan/Unplanned Change
Apakah perubahan yang terjadi akibat dari bencana alam direncanakan sebelumnya? Apa yang dimaksud dengan perubahan yang tidak direncanakan? Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat. 
Bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir dan sebagainya akan membawa perubahan bagi masyarakat yang mengalaminya. Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan terkadang terjadi sebagai akibat perubahan yang direncanakan. Sebagai contoh, perubahan penggunaan traktor dalam teknologi pertanian merupakan sebuah perubahan yang direncanakan. 
Kemajuan dan penerapan teknologi tersebut menguntungkan petani karena menghemat tenaga, waktu, dan biaya. Namun di sisi lain menimbulkan dampak yang tidak direncanakan, misalnya, banyak buruh tani kehilangan pekerjaan karena tenaganya telah digantikan mesin. Selain itu, dampak lainnya adalah memudarnya nilai kegotongroyongan warga masyarakat dalam mengerjakan lahan pertaniannya.

Perubahan ruang dan interaksi antarruang dapat terjadi dalam berbagai lingkup atau skala. Dalam lingkup yang sempit, perubahan ruang dan interaksi ruang dapat terjadi antara desa dengan kota, dan dalam skala luas dapat terjadi antarnegara dan benua.
Perubahan ruang dan interaksi antarruang dalam lingkup desa dan kota telah menimbulkan berbagai pengaruh bagi desa maupun kota. Di Asia dan benua lainnya,   perubahan ruang terlihat dari adanya alih fungsi lahan dari hutan menjadi pertanian dan permukiman, serta dari pertanian menjadi permukiman. Di Eropa perubahan tersebut telah berlangsung lama dan meningkat saat revolusi industri. Akibatnya banyak terbentuk kota-kota dan meningkatkan jumlah penduduk yang tinggal di kota.
perbandingan penduduk kota dan desa di asia dan persebarannya
Di Asia, perubahan ruang terlihat dari alih fungsi lahan.  Sekitar 50 persen lahan di Asia telah berubah menjadi wilayah pertanian. Banyak daerah di Asia berubah menjadi daerah perkotaan. Perubahan tersebut mendorong terjadinya interaksi antarruang dalam bentuk perpindahan penduduk dari desa ke kota. Pada tahun 2015, sekitar 47 persen penduduk Asia tinggal di daerah perkotaan (WPDS, 2015).
Kota-kota di Asia dan benua lainnya menjadi tujuan penduduk dari  desa- desa di sekitarnya. Perkembangan ekonomi yang cepat di daerah perkotaan membuat banyak peluang kerja dan kesempatan berusaha, sehingga banyak penduduk desa pindah ke kota. Ada sejumlah faktor yang mendorong penduduk desa di Asia pindah ke kota, yaitu alasan ekonomi seperti  makin terbatasnya lapangan  kerja di  desa  dan  faktor  lainnya seperti  konflik, bencana alam, terbentuknya gurun (desertification) dan intrusi atau masuknya air laut ke arah daratan.
Interaksi keruangan antara desa dan kota di Asia dan benua lainnya telah berdampak secara ekonomi, sosial, budaya, politik, dan pendidikan. Adapun dampak dari interaksi desa kota adalah sebagai berikut.
1. Makin  beragamnya   orientasi   mata  pencaharian   dari   yang  hanya berorientasi pertanian, berkembang menjadi industri yang memanfaatkan hasil pertanian.
2. Makin  meningkatnya  produktivitas  pertanian  dan  adanya  teknologi tepat guna atau cara bertani yang lebih maju.
3. Makin  baiknya  sarana  transportasi  antara  desa  dan  kota,  sehingga memperlancar mobilitas penduduk maupun barang dari desa ke kota atau sebaliknya.
4. Budaya kota biasanya masuk  ke desa,  baik dalam  cara berpakaian, bahasa, seni, dan sebagainya yang   tidak selalu sesuai dengan budaya desa.
5. Berkembangnya  media  massa  membuat  warga  desa  semakin  melek dengan isu-isu politik yang sedang berkembang, sehingga kesadaran politik warga desa terus meningkat.
6. Makin banyaknya guru dan sekolah dibangun di desa, sehingga tingkat pendidikan di desa meningkat.
Bagi kota, desa memiliki peran yang sangat penting. Interaksi keruangan antara kota dan desa membawa pengaruh terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan politik di kota. Adapun pengaruh tersebut adalah sebagai berikut.
1. Secara ekonomi kota memperoleh sumber daya dari desa, baik berupa sumber daya manusia berupa tenaga kerja mapun sumberdaya alam berupa hasil pertanian atau hasil tambang.
2. Penduduk desa yang bekerja di kota sebagian tidak menjadi penduduk
kota yang sukses dan sebagian menimbulkan masalah kemiskinan di kota yang tampak dari adanya permukiman kumuh.
3. Kota dihuni oleh penduduk pendatang dari desa yang sebagian masih mempertahankan budaya atau cara hidup di desa.
Pengaruh interaksi keruangan biasa terjadi antarnegara dan antarbenua. Jarak yang jauh kini tidak lagi menjadi hambatan dalam melakukan interaksi berkait kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta transportasi. Peristiwa di suatu negara  dengan cepat disaksikan oleh penduduk di negara atau benua lain. Pengaruh antarnegara dapat berupa pengaruh ekonomi, sosial, budaya dan politik. Adapun pengaruh tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. 

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Ekonomi

Interaksi antarruang terjadi karena adanya kebutuhan yang salah satunya adalah kebutuhan akan barang dan jasa yang tidak mampu diproduksi oleh suatu negara. Negara yang memasok kebutuhan tersebut memperoleh keuntungan ekonomi dari barang dan jasa yang dipasoknya. 
Keuntungan tersebut menguntungkan  negara karena banyak  tenaga kerja  yang terlibat dan diperolehnya devisa dari hasil penjualannya. Bagi negara yang dipasok kebutuhannya, keuntungan diperoleh dari barang dan jasa yang diperolehnya. Barang dan jasa tersebut dapat berupa barang konsumtif maupun untuk keperluan produksi, misalnya mesin-mesin industri.

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Sosial

Interaksi antarnegara dan benua juga melibatkan manusia sebagai pelakunya. Interaksi sosial    antarmanusia yang memiliki kehidupan sosial berbeda kemudian terjadi. Interaksi tersebut dapat terjadi dengan saling bertemu atau melalui media komunikasi.   Kehidupan sosial dapat berubah karena adanya pengaruh dari interaksi tersebut. Sebagai contoh adanya wisatawan dari negara lain yang datang ke Indonesia.

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Budaya

Saat ini interaksi antarruang tidak hanya bertemu secara fisik melalui tatap muka. Media transportasi dan komunikasi membuat interaksi ruang dapat terjadi lebih intensif. Kondisi ini membuat interaksi antarmasyarakat dengan budaya yang berbeda semakin sering terjadi. 
Kemajuan teknologi transportasi juga mendukung terjadi interaksi budaya secara langsung melalui pertemuan antarmasyarakat dengan budayanya secara fisik. Kemajuan teknologi komunikasi sangat mendukung interaksi budaya secara tidak langsung.
Peristiwa budaya dari suatu masyarakat dengan mudah dapat disaksikan oleh masyarakat di daerah yang berbeda. Budaya tersebut kemudian mempengaruhi budaya masyarakat yang menyaksikannya. Sebagai contoh, cara berpakaian seorang artis Hollywood dengan cepat ditiru oleh banyak masyarakat di negara lainnya atau di benua yang berbeda. Contoh lainnya, makanan China telah lama banyak ditiru dan mempengaruhi masyarakat di negara lainnya. 

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Kehidupan Politik

Interaksi antarruang juga mempengaruhi kehidupan politik suatu negara. Kehidupan politik suatu negara seringkali dipengaruhi oleh negara lain. Sistem pemerintahan dan  sistem demokrasi yang dipilih banyak negara saat ini adalah hasil pengaruh dari negara lain yang lebih dulu mengembangkannya. Walaupun ada penyesuaian tetapi secara umum biasanya mengacu pada sistem pemerintahan dan demokrasi negara tertentu.
Dinamika kehidupan politik suatu negara juga tidak lepas dari adanya interaksi dalam bentuk komunikasi antarwilayah atau negara di dunia. Peristiwa politik di suatu negara dapat mempengaruhi kebijakan politik negara lain. 
Sebagai contoh, pertikaian antara Israel dan Palestina mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam melakukan hubungan dengan Israel maupun Palestina.   Indonesia mendukung perjuangan Palestina dan tidak melakukan hubungan diplomatik dengan Israel. Masyarakat Indonesia juga seringkali melakukan protes terhadap Israel karena adanya tayangan kekerasan Israel terhadap Palestina.

Pengaruh Perubahan dan Interaksi Ruang Antarnegara Terhadap Pendidikan

Pendidikan merupakan modal dasar untuk menuju kemajuan suatu bangsa. Banyak negara yang memberikan perhatian besar terhadap pendidikan warganya, sehingga mereka berhasil menjadi negara maju. Walaupun demikian, sebagian negara masih tertinggal dalam hal pendidikan. Penyebabnya antara lain karena masalah ekonomi dan kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan.
Dalam perkembangan berikutnya, banyak negara menjadi semakin memperhatikan pendidikan. Interaksi antara wilayah desa kota membuat masyarakat desa semakin menyadari pentingnya pendidikan. Di banyak negara, akses terhadap pendidikan menjadi semakin baik karena negara berupaya memberikan fasilitas pendidikan sampai ke desa. Banyak penduduk desa yang melanjutkan pendidikannya ke kota.
Dalam lingkup negara, salah satu kerja sama hubungan antarnegara adalah dalam bidang pendidikan. Banyak negara berkembang mengirim pelajar dan mahasiswa ke negara-negara maju. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di negara-negara berkembang. Negara maju juga banyak yang menyediakan fasilitas beasiswa bagi negara-negara lainnya yang masih berkembang

Pada tahun 2005 jumlah penduduk Eropa   mencapai   730.000.000   jiwa. Pada tahun 2015, angka tersebut bertambah      menjadi      742.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi penambahan sebesar 12.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Penambahan tersebut lebih  rendah  dari Asia  dan Amerika. Mengapa demikian?
Pertambahan penduduk Eropa yang relatif lebih rendah tidak lepas dari angka kelahiran yang lebih kecil dari dua benua sebelumnya, yaitu Amerika dan Asia. Angka  kelahiran  hanya  11 jiwa per 1.000 penduduk dan angka kematian juga sama yaitu 11 kematian tiap  1.000  penduduk.  Bertambahnya  penduduk Eropa disumbang dari migrasi masuk ke Eropa dari benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Eropa sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun.
persebaran bahasa di eropa
Penduduk Eropa tersebar di sejumlah wilayah. Umumnya konsentrasi penduduk berada di Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Konsentrasi penduduk tampak pada kota-kota besar dan sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel.

Eropa merupakan wilayah tujuan migrasi penduduk dari berbagai negara, khsuusnya     negara-negara     di    Afrika Utara dan Timur Tengah yang sedang berkonflik.  Pada  tahun  2015  saja, sebesar 836.000 orang datang ke Eropa, khususnya Jerman,Inggris dan Swedia. Daerah konflik seperti Syria, Irak, Mesir dan beberapa negara lainnya menjadi penyumbang utama migran ke Eropa. Mereka    mencarintempat    yang    lebih aman dan menjanjikan kehidupan yang lebih baik. Penduduk tersebut tersebut merupakan  pengungsi  dan  banyak  dari dari mereka  meninggal di lautan  karena perahu yang seadanya.

London, Madrid, dan Warsawa. Di Jerman, konsentrasi penduduk tidak hanya sekitar pantai tetapi juga sampai pedalaman mengingat banyak kota dan industri yang dibangun sampai ke daerah pedalaman benua. Demikian halnya dengan Kota Madrid yang berada jauh di pedalaman, memiliki konsentrasi penduduk yang tinggi.
Penduduk  Eropa  menunjukkan bahwa  sebesar  16  persen  kurang  dari 15 tahun dan sebesar 17 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti 33 persen penduduk Eropa termasuk kategori tidak produktif. Sebesar 67 persen penduduknya berusia antara 15 tahun sampai 65 tahun dan termasuk penduduk kelompok produktif.
Penduduk Eropa umumnya memiliki kualitas hidup sangat tinggi dan tinggi. Negara di Eropa dengan kualitas penduduk sangat tinggi umumnya berada di Eropa Barat, Utara, dan Selatan, sedangkan untuk Eropa timur kualitasnya tergolong tinggi.  
Negara dengan kualitas penduduk sangat tinggi di antaranya Inggris, Jerman, Perancis, dan Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk tinggi di antaranya adalah Rumania, Ukraina, dan Bulgaria. 
Penduduk Eropa sangat beragam, namun sebagian besar penduduknya termasuk keturunan induk bangsa Kaukasoid yang terbagi menjadi beberapa suku bangsa. Berdasarkan ras dan ciri fisiknya, penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu sebagai berikut.
a. Bangsa Nordik, ciri fisik suku bangsa ini memiliki rambut pirang, mata biru,  tengkorak  panjang,  dan  muka  sempit.  Mereka  banyak  tinggal  di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris, Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara.
b. Bangsa Alpen, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak terdapat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan, yaitu Perancis, Swiss, Polandia, Austria, dan Jerman bagian selatan.
c.  Bangsa Mediteran, ciri fisik memiliki rambut hitam, mata hitam, badan dan tengkorak menyerupai bangsa Nordik, terdapat di kawasan Eropa Selatan, yaitu Yunani, Italia, Portugis, dan Spanyol.
d. Bangsa Slavia, ciri fisik menyerupai bangsa Alpen. Mereka banyak tinggal
di Eropa Timur yaitu Kroasia, Bulgaria, Serbia, Montonegro, Ceko, Rusia, Ukraina, dan Slovakia.
e. Bangsa  Dinarik,  ciri  memiliki  rambut  gelap  dan  banyak  terdapat  di
Rumania.
Penduduk Eropa menganut beragam agama. Agama dengan jumlah pemeluk terbanyak ialah Katolik Roma tersebar di Perancis, Spanyol, Portugal, Italia, Irlandia, Belgia, Jerman bagian selatan, dan Polandia. Kelompok terbesar kedua ialah Kristen Protestan yang sebagian besar berada di negara-negara Eropa Utara dan Eropa Tengah seperti Inggris, Skotlandia, Jerman bagian utara, Belanda, dan negara-negara Skandinavia. 
Kelompok terbesar ketiga adalah pemeluk Kristen Ortodoks yang umumnya tinggal di Rusia, Ukraina, Belarusia, Yunani, Bulgaria, Rumania, serta Serbia dan Montenegro.
Hampir di setiap negara Eropa terdapat banyak komunitas pemeluk Yahudi dengan jumlah terbanyak di Rusia. Agama Islam banyak dianut oleh penduduk Eropa Timur. Di Bosnia dan Albania, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbanyak, sedangkan di negara Jerman, Perancis, dan Belanda, Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbanyak kedua.
Benua Eropa memiliki banyak ragam bahasa dan kebanyakan negara memiliki setidaknya satu bahasa resmi. Bahasa Inggris merupakan bahasa di Eropa yang kemudian menjadi bahasa internasional. Namun, masing-masing negara di Eropa memiliki bahasanya sendiri. Bahasa terbesar di Eropa adalah Rusia kemudian diikuti Jerman. Selain itu, terdapat bahasa yang digunakan secara regional maupun lokal. 
Selain bahasa, Eropa memiliki ragam budaya dalam bentuk seni dan makanan.  Karya  seni  masyarakat  Eropa  telah  lama  berkembang,  bahkan sejak zaman prasejarah dalam bentuk lukisan gua dan lukisan batu. Periode berikutnya adalah periode Klasik, Bizantium, Abad Pertengahan, Gotik, Renaisance, Barok, Rokoko, Neoklasik, Modern, dan Paskamodern. Sumber budaya Eropa  adalah Yunani dan Romawi. Dalam bidang ilmu pengetahuan, Eropa sangat terkemuka, khususnya bidang filsafat.

Contoh Soal Tema Dinamika Penduduk Benua Er
opa.

1. Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok.

2. Beberapa negara di Eropa menunjukkan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang rendah. Carilah informasi untuk menjelaskan fenomena tersebut.

3.  Budaya Eropa sangat kaya dan beragam.  Carilah informasi tentang contoh-contoh budaya Eropa berdasarkan negaranya. Setiap kelompok menelusuri budaya salah satu negara di Eropa.

4.   Buatlah contoh-contoh budaya Eropa seperti yang ditulis pada tabel poin 2 dalam bentuk foto atau video. Carilah contoh-contoh tersebut di internet atau secara langsung memotretnya di lingsungan sekitar kalian.

5.   Sampaikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas.

Pada tahun 2015,  jumlah penduduk Afrika mencapai 1.171.000.000 jiwa (WPDS, 2015). Angka tersebut bertambah    sebesar 265.000.000 jiwa dari jumlah penduduk tahun 2005 yang berjumlah 906.000.000 jiwa. 
Besarnya angka pertambahan penduduk tersebut tidak lepas dari tingginya angka kelahiran di Afrika yang mencapai angka 36 tiap 1000 penduduk. Angka kematian penduduk Afrika juga besar yaitu mencapai 10 jiwa tiap 1.000.
dinamika penduduk afrika

Angka migrasi juga negatif kecuali Afrika Selatan, artinya ada penduduk Afrika yang bermigrasi ke benua lainnya.   Laju pertumbuhan penduduk Afrika sangat tinggi, yaitu 2,5% per tahun. Sebaran   penduduk   Benua  Afrika juga tidak merata. Wilayah tertentu hampir tidak berpenghuni yaitu di wilayah gurun. 

Wilayah dengan kepadatan tinggi terdapat di bagian utara Afrika Utara, sebagian Afrika Barat, bagian timur Afrika Selatan, sepanjang lembah Sungai Nil dan seterusnya. Wilayah dengan kepadatan rendah terdapat di Gurun Sahara dan bagian tengah Tengah Afrika.
Afrika memiliki angka kelahiran yang    tinggi    seperti    halnya    juga Asia Selatan. Banyak hal menjadi penyebabnya yaitu sistem keluarga yang kuat, penduduk Afrika yang berorientasi pertanian cenderung memilih banyak anak agar dapat mengolah  lahannya,  banyaknya angka  kematian  yang  direspon dengan banyaknya anak, rendahnya pendidikan perempuan, dan kurangnya fasilitas hiburan atau rekreasi. Selain itu, akses terhadap fasilitas kesehatan juga masih rendah, khususnya alat kontrasepsi.
Kualitas penduduk Afrika umumnya relatif rendah. Berdasarkan kriteria Human Development Index (HDI), tidak ada satu  negara pun yang memiliki kualitas penduduk yang tergolong sangat tinggi (lihat Gambar 1.39). 
Beberapa negara memiliki kualitas penduduk yang tinggi seperti Aljazair dan Tunisia. Negara yang kualitas penduduknya tergolong sedang antara lain Mesir, Afrika Selatan, dan Namibia. Negara dengan kualias penduduk rendah di antaranya adalah Sudan, Ethiopia, Kenya, dan Chad.
Sebagian  besar  penduduk  Benua Afrika  adalah  keturunan  negro  yang berkulit hitam. Hal inilah yang menyebabkan Benua Afrika mendapat julukan Benua Hitam. Bangsa Negro di Afrika dikelompokkan menjadi dua golongan yaitu Negro Sudan dengan ciri kulit hitam, bibir tebal, dan rambut keriting, 
Golongan kedua adalah Negro Bantu dengan ciri seperti Negro Sudan tetapi kulitnya lebih terang. Secara garis besar penduduk Afrika digolongkan menjadi empat kelompok besar sebagai berikut.
a. Ras Negro yang mendiami sebelah selatan Gurun Sahara merupakan penduduk mayoritas. Ras negro ini terdiri atas beberapa suku bangsa seperti Suku Masai, Suku Kikuyu, Suku Zulu, Suku Sudan, dan Suku Bantu.
b. Ras Kaukasoid dari keturunan Arab yang mendiami Afrika Utara. Ras
ini terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah dan terdiri atas dua suku bangsa yaitu suku bangsa Semit dan suku bangsa Hamid.
c. Ras Kaukasoid dari keturunan Eropa dengan kulit putih, keturunan
Eropa ini jumlahnya sedikit dan banyak tinggal di Afrika Selatan.
d. Suku  pribumi  merupakan  penduduk  asli  yang  banyak  tinggal  di daerah-daerah pedalaman. Suku pribumi terdiri atas Suku Pygmy di hutan Kongo, Suku Bushman di Gurun Kalahari, dan Suku Hottentot di Afrika Selatan.
Seperti halnya benua Asia dan benua lainnya, Benua Afrika juga memiliki budaya yang sangat beragam. Keragaman tersebut tidak hanya terlihat antarnegara tetapi dalam suatu negara. Bersamaan dengan masuknya imigran dari Arab, budaya Afrika kemudian berkembang. Demikian halnya dengan masuknya budaya Eropa.
Penduduk Afrika menganut  beragam  agama.  Di  kawasan Afrika  Barat dan Utara, Islam menjadi agama yang dominan. Di kawasan Afrika Selatan, jumlah pemeluk agama Kristen lebih banyak dibandingkan Islam dan Hindu. 
Di kawasan Afrika Tengah, jumlah terbanyak ialah penganut kepercayaan animisme. Adapun di kawasan Afrika Timur, penganut Islam dan kepercayaan animisme hampir sama banyaknya. Agama lain yang dianut oleh penduduk Afrika ialah Yahudi, dan Katolik Roma. 
Budaya Afrika dapat dilihat dalam wujud seni, bahasa, dan agama. Karya seni dapat berupa ukiran kayu, kerajinan dari kulit, dan alat musik. Kerajinan patung biasanya menggunakan tema pasangan laki dan perempuan, perempuan dan anaknya, laki-laki dengan senjata dan binatang dan orang asing. Musik dan tari penduduk asli Afrika yang menggunakan tradisi lisan yang berbeda dengan musik dan tari dari penduduk pendatang dari Arab. 
Penduduk asli, khususnya di wilayah sub Sahara menekankan pada nyanyian karena nyanyian berfungsi sebagai cara komunikasi. Dalam perkembangannya, budaya barat juga mempengaruhi budaya Afrika.
Benua Afrika  memiliki  keragaman  bahasa  yang  sangat  tinggi.  Namun terdapat  bahasa  utama  yang  digunakan  yaitu Arab,  Swahili,  dan  Hausa. Diperkirakan jumlah bahasa yang digunakan mencapai 1.500-2.000 bahasa. Dari jumlah tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat kelompok, yaitu:
a. Afro-Asiatika, meliputi Afrika bagian utara, jumlahnya sekitar 200 bahasa.
b. Nilo-Saharan, mencakup wilayah Tengah dan Timur Afrika, jumlahnya mencapai sekitar 140 bahasa.
c. Congo-Saharan (Niger-Congo), mencakup dua pertiga Afrika sebagai
cabang utama Niger-Congo, jumlahnya mencapai 1000 bahasa dengan
200 juta penutur. Bahasa Bantu di Tengah, Selatan dan Timur Afrika membentuk sub-kelompok dari cabang Niger-Congo.
d. Khoisan, mencakup bagian barat Afrika Selatan, jumlahnya sekitar 30
bahasa.

Contoh Soal Tema D
inamika Penduduk Benua Afrika.


1.   Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok

2.   Perhatikanlah Peta Sebaran Penduduk Afrika. Penduduk Afrika tersebar di sejumlah wilayah. Diskusikanlah mengapa sebarannya seperti itu!

3.   Pertumbuhan penduduk Afrika  menunjukkan kecenderungan pertumbuhan penduduk yang tinggi. Carilah informasi untuk menjelaskan fenomena tersebut.

4.   Budaya Afrika sangat kaya dan beragam. Carilah informasi tentang contoh-contoh budaya Afrika berdasarkan negaranya. Setiap kelompok menelusuri budaya salah satu negara di Afrika.

5.   Buatlah contoh-contoh budaya Afrika seperti yang ditulis pada tabel poin 4 dalam bentuk foto atau video. Carilah contoh-contoh tersebut di internet atau secara langsung memotretnya di lingsungan sekitar kalian.

6.   Sampaikan hasil kerja kelompoknya di depan kelas

Demikianlah dinamika penduduk yang terjadi di wilayah Benua Afrika. Semoga dapat menambah wawasan anda.

Penduduk     Benua     Amerika pada tahun 2005 mencapai angka 888.000.000 jiwa sedangkan pada tahun 2015 mencapai 987.000.000 jiwa. Ini berarti terjadi pertambahan penduduk sebesar 99.000.000 jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Laju pertumbuhan penduduk Benua Amerika tergolong rendah, yakni 0,9% per tahun.
kepadatan penduduk amerika
Seperti halnya Asia, sebaran penduduk Amerika juga tidak merata. Konsentrasi penduduk Amerika berada  di  bagian timur dan barat Amerika Serikat, Amerika Tengah dan Karibia, serta bagian barat dan timur Amerika Selatan. Bagian tengah Benua Amerika umumnya lebih rendah kepadatan penduduknya.    
Demikian halnya dengan wilayah paling utara dan paling selatan. Kedua wilayah tersebut mendekati kutub utara dan kutub selatan. 
Wawasan

Benua Amerika dihuni oleh banyak etnik, salah satunya adalah etnik kulit hitam atau negro. Keberadaan etnik tersebut tidak lepas dari praktek perbudakan. Mereka didatangkan dari Afrika sebagai budak. Selama 360 tahun, antara tahun 1500 sampai 1860 an sebanyak 12 juta penduduk Afrika dipindahkan secara paksa ke Amerika untuk menjadi budak atau pekerja. Sebagian besar dibawa ke Amerika Selatan.

Dinamika Penduduk Benua Amerika

Komposisi penduduk Amerika berdasarkan usia menunjukkan bahwa sebesar 24 persen dari penduduknya berusia kurang dari 15 tahun dan sekitar 10 persen berusia 65 tahun atau lebih. Ini berarti sebesar 34 persen penduduknya termasuk penduduk usia tidak produktif. Selebihnya atau sebesar 66 persen merupakan penduduk usia produktif.
Benua Amerika memiliki kualitas penduduk yang bervariasi. Negara yang memiliki kualitas penduduk yang tinggi di antaranya adalah Amerika Serikat, Kanada, Argentina, dan Chile. Negara dengan kualitas penduduk yang tinggi adalah Meksiko, Brazil, dan sejumlah negara Amerika Latin lain. Negara dengan kualitas penduduk sedang adalah Paraguay, Bolivia dan sejumlah negara lain (lihat Gambar 1.39) 
Suku Indian merupakan peduduk asli Amerika. Namun jumlah mereka terus menyusut karena terdesak perkembangan orang-orang kulit putih yang berdatangan ke Amerika sejak abad ke-15. Penduduk asli lainnya adalah suku Eskimo. 
Penduduk pendatang berasal dari berbagai benua yang terdiri atas tiga ras utama, yaitu Ras Negroid dari Afrika, ras Mongolia dari Asia, dan ras Kaukasoid yang berkulit putih dari Eropa. Dalam perkembangannya penduduk pendatang dan penduduk asli saling berbaur hidup bersama sehingga dapat dijumpai adanya penduduk campuran.
Budaya Amerika dapat dibedakan secara umum menjadi budaya Amerika Utara dan Amerika Selatan.  Amerika Utara terdiri atas Amerika Serikat dan Kanada. Amerika Serikat merupakan salah satu negara dengan budaya yang sangat beragam. 
Budayanya dibentuk oleh budaya asli Amerika, Amerika Latin, Afrika dan Asia. Bahkan, budaya Amerika mempengaruhi budaya di wilayah lainnya di dunia. Bahasa utama yang digunakan penduduknya adalah Bahasa Inggris. Walaupun demikian, penduduk Amerika menggunakan juga Bahasa Spanyol, Mandarin, Perancis, dan Jerman.     Bahkan, Biro Sensus Amerika memperkirakan lebih dari 300 bahasa digunakan di Amerika Serikat.
Penduduk Amerika Serikat sebagian besar (83%) menganut agama Kristen. Sisanya menganut agama Yahudi dan Islam. Selain itu, terdapat pula penduduk Amerika Serikat yang tidak menganut agama atau ateis.
Budaya Amerika juga terlihat gaya berbusana, olah raga, dan makanan. Produk  budaya  seperti  jeans,  sepatu,  baseball,  topi  cowboy  dan  sepatu boots merupakan budaya Amerika. Hamburger, hotdog, keripik ketang, dan makaroni juga menjadi contoh budaya makanan dari Amerika Serikat. Dalam bidang seni banyak karya seni yang dijadikan kiblat bagi warga dunia seperti film dan acara televisi.
Selain budaya Amerika Utara, terdapat pula Budaya Amerika Selatan atau Amerika Latin. Beberapa budaya menunjukkan adanya perbedaan. Dilihat dari agamanya, penduduk Amerika Selatan didominasi oleh agama Katolik Roma. Selebihnya menganut agama Kristen Protestan, Hindu, Islam, Animisme dan Shamanisme. 
Bahasa Portugis dan Spanyol merupakan bahasa utama di Amerika Selatan. Selain itu, terdapat pula bahasa lainnya, seperti Aymara di Bolivia, Wayuu di Venezuela dan Kolombia, dan beberapa bahasa lainnya. Musik dan tari juga menjadi ciri budaya Amerika Selatan terutama tarian Samba dari Brazil, Tango dari Argentina dan Uruguay, dan Cumbia dari Colombia.

Contoh Soal Tema Dinamika Penduduk Benua Amerika.

1.   Bagilah kelas kalian menjadi beberapa kelompok

2.   Perhatikanlah peta sebaran bahasa utama di Amerika.

3.   Budaya Amerika, khususnya Amerika Serikat menyebar ke berbagai wilayah di dunia, termasuk Indonesia. Perhatikanlah lingkungan sekitar kalian dan tulislah sejumlah contoh budaya Amerika yang mempengaruhi budaya di Indonesia.  Buatlah deskripsi singkat tentang budaya Amerika yang diadopsi di Indonesia.